Jelang Pertemuan AS-Tiongkok, Rupiah Ditutup Menguat
- 28 Okt 2025 18:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS dalam penutupan perdagangan hari ini. Dari data Bloomberg, rupiah ditutup naik 0,08 persen atau 13 poin menjadi Rp16.608 per dolar AS.
Pelaku pasar masih bersikap ‘wait and see’ menunggu kelanjutan kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok. Kondisi ini mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
“Presiden Trump dan Xi Jinping dijadwalkan bertemu di Korea Selatan pada Kamis lusa. Beijing berharap kesepakatan dapat tercapai di tengah persiapan pertemuan tingkat tinggi,”kata Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, Selasa (28/10/2025).
Baca Juga:
Rupiah Dibuka Menguat Tipis 0,01 Persen Hari Ini
Gaya 'Koboy' Menkeu untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
Faktor lainnya yang mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS adalah kemungkinan pemangkasan suku bunga the Fed. Keyakinan pasar makin meningkat, the Fed akan menurunkan suku bunga 25 basis poin dalam pertemuan pekan ini.
Menurut Ibrahim, ada sejumlah faktor yang meningkatkan keyakinan pelaku pasar akan pemangkasan suku bunga the Fed. Selain data inflasi yang sedikit melemah, juga ketidakpastian ekonomi AS akibat ‘shutdown’ dan mendinginnya pasar tenaga kerja.
Sementara itu di dalam negeri, sentimen pasar dipengaruhi oleh pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait utang pemerintah. Menkeu memaparkan strateginya dalam mengelola utang pemerintah yang mencapai Rp9.000 triliun.
“Strategi tersebut fokus pada efisiensi belanja anggaran dan pertumbuhan ekonomi. Tujuannya untuk menekan defisit dan menaikkan rasio penerimaan pajak terhadap PDB,” ucap Ibrahim mengutip pernyataan Menkeu Purbaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....