Gaya 'Koboy' Menkeu untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
- 28 Okt 2025 07:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab kritik yang diarahkan pada gaya 'koboy' nya dengan data. Ia menunjukkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah.
"Ini survei LPS tentang Indeks Kepercayaan Masyarakat terhadap Pemerintah. Posisi bulan Juli-September turun ketika terjadi aksi-aksi demonstrasi," kata Menkeu Purbaya di Jakarta, Senin (27/10/2025).
"Tapi setelah kita melakukan kebijakan yang oleh sebagian orang mungkin dianggap drastis, berhasil mengembalikan sentimen masyarakat ke pemerintah. Jadi sudah stabil lagi, stabilitas pemerintahan sudah sangat baik di mata masyarakat, kecuali di mata orang itu ya," ucap Menkeu sambil menunjukkan lembaran kertas hasil survei yang disebutnya.
Baca Juga: Alasan Menkeu Tindak Tegas Impor Pakaian Bekas
Hasil survei Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan, indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah naik pada Oktober 2025 menjadi 113,3. Sebelumnya di bulan September, indeks kepercayaan masyarakat pada pemerintah sebesar 101,5.
Baca Juga: Penutupan Perdagangan, IHSG Merosot ke Zona Merah
Menkeu membeberkan hal tersebut, menjawab kritik yang dilontarkan mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi. Menurut Nasbi, gaya Menkeu Purbaya yang sering mengkritik pejabat lain dapat melemahkan pemerintahan Prabowo.
Menurut Menkeu, ada korelasi antara kondisi perekonomian dengan sentimen masyarakat terhadap pemerintah. Kondisi perekomian saat ini, ujarnya, sudah membaik karena daya belinya juga membaik yang diukur dengan indeks kepercayaan konsumen.
"Jadi ada korelasinya, ketika ekonomi memburuk, rakyat tidak suka pemerintah, makanya banyak demo besar-besaran. Tapi ketika ekonominya baik, kepercayaan pada pemerintah membaik," ucap Menkeu.
Ia juga menyinggung gaya koboy nya bukan untuk menyerang orang lain, tapi untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat ke pemerintah. "Itu juga atas perintah Bapak Presiden (Prabowo), jadi saya enggak berani bergerak sendiri," kata Menkeu Purbaya menegaskan.
"Jadi, jangan dianggap saya koboy. Saya hanya kepanjangan dari apa yang dikatakan Bapak Presiden, dalam versi yang lebih halus malah," ucapnya sambil tersenyum.
Menkeu Purbaya juga mengatakan, dengan berbagai kebijakan yang telah diambil, dampaknya pada perekonomian sudah terlihat. "Semoga selanjutnya akan semakin bagus," kata Menkeu menutup pernyataannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....