IHSG Anjlok di Sesi Pertama Perdagangan Hari ini

  • 08 Okt 2025 12:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik ke level 8.201 saat pembukaan perdagangan hari ini. Tapi berbalik turun ke zona merah hingga akhir sesi perdagangan pertama, IHSG anjlok ke level 8.127.

"IHSG berpotensi koreksi hari ini. Pergerakan IHSG di level support 8.050-8.150, dan level resistansi di 8.200-8.250" kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga: Sentimen Pasar Positif, IHSG Ditutup Naik ke 8.169

Baca Juga: Rupiah Berbalik Melemah ke Level Rp16.605/Dolar AS

Dari data BEI, di sesi pertama perdagangan, IHSG turun 0,51 persen, dengan level terendah 8.044,93. Sebanyak 422 saham harganya turun, hanya 275 saham harganya naik dan 259 saham stagnan.

Secara teknikal, sampai Selasa kemarin, bursa saham masih diwarnai aksi jual saham oleh investor asing sebesar Rp65 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, EMTK, BMRI, BUMI, dan TPIA.

Namun IHSG mencapai rekor tertinggi baru pad Selasa kemarin, yang ditutup di level 8.169. Perkiraan IHSG akan terkoreksi hari ini didorong oleh sikap pasar yang 'wait and see' karena ketidakpastian global.

"Investor akan mendengarkan komentar dari beberapa pejabat tingi bank sentral AS minggu ini. Komentar itu akan memberikan wawasan pada pelaku pasar tentang arah kebijakan moneter di masa mendatang," kaya Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia.

Para investor juga saat ini cenderung mengalihkan investasinya ke aset aman, seperti emas. Sehingga di pasar komoditas, harga emas melambung dan untuk pertama kalinya menembus USD4.000 per ons.

"Karena investor mencari tempat berlindung yang aman dari pelemahan nilai tukar dolar AS, volatilitas geopolitik, dan ketidakpastian ekonomi Inflasi juga masih membandel sehingga bank-bank sentral di dunia dan investor ritel memburu emas," ujar Tim Phillip Sekuritas menutup analisisnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....