Fluktuasi Masih Tinggi, Rupiah Diperkirakan Melemah Hari Ini

  • 03 Okt 2025 11:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS masih tinggi. Berdasarkan data Bloomberg, hari ini, Jumat (3/10/2025), Rupiah kembali dibuka melemah ke posisi Rp16.615 per Dolar AS.

Pada penutupan perdagangan Kamis (2/10/2025) kemarin, Rupiah menguat 0,22 persen atau 37 poin. Sehingga, posisi Rupiah menjadi Rp16.598 per Dolar AS.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS hari ini karena Dolar AS yang berbalik menguat (rebound). Penguatan dolar dipicu pernyataan hawkish (ketat) pejabat The Fed," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong dalam keterangannya, Jumat (3/10/2025).

Baca Juga:

Rupiah Lanjutkan Penguatan ke Rp16.598/Dolar AS

Penguatan Rupiah Diperkirakan Berlanjut Hari Ini

Pejabat The Fed Logan dan Goolsbee, ujar Lukman, menyerukan kehati-hatian dalam memangkas suku bunga. "Rupiah hari ini diperkirakan akan bergerak di rentang Rp16.550-16.650 per Dolar AS," ucap Lukman.

Sementara itu, indeks Dolar AS hari ini berada di posisi 97,84. Sedangkan posisi indeks Dolar AS pada Kamis kemarin di 97,55.

"'Risk appetite' mulai meningkat yang terlihat dari penurunan CDS lima tahun kembali di bawah 80. Penurunan CDS di level ini pertama kalinya selama hampir dua pekan terakhir," ujar Ekonom Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto.

Diketahui, Risk appetite merupakan kondisi investor berani mengambil risiko untuk mendapatkan keuntungan. Sedangkan, CDS (Credit Default Swap) merupakan instrumen derivatif untuk memitigasi risiko kredit.

Selain itu, tambah Rully, imbal hasil SBN tenor 10 tahun juga stabil pada level 6,33 persen. Tingkat imbal hasil Surat Berharga Negara juga mempengaruhi pergerakan rupiah di pasar uang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....