Penguatan Rupiah Diperkirakan Berlanjut Hari Ini

  • 02 Okt 2025 11:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi perdagangan hari ini, Kamis (2/10/2025). Menurut Bloomberg, rupiah naik 0,15 persen atau 24 poin pada pembukaan perdagangan menjadi Rp16.610 per dolar AS.

Pada Rabu (1/10/2025), rupiah ditutup pada posisi Rp16.634 per dolar AS. "Rupiah bergerak relatif stabil dan sedikit terapresiasi setelah pemerintah AS resmi mengalami shutdown," kata Ekonom Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto. 

Baca juga: Pemerintahan AS ‘Shutdown’, Rupiah Berbalik Menguat

​Pemerintah AS pada Rabu (1/10/2025) waktu setempat mengumumkan shutdown setelah Kongres gagal mengesahkan undang-undang pendanaan. Undang-Undang tersebut bertujuan untuk menjaga operasional pemerintah federal di tahun fiskal yang baru. 

Namun Rully menyebutkan reaksi pasar terhadap shutdown Pemerintah AS tidak terlalu signifikan. Indeks dolar AS juga hanya melemah tipis dan masih berada di level 97.

Analis pasar uang Fikri C. Permana menambahkan kemungkinan terjadi perubahan data tenaga kerja non-pertanian di AS. Berdasarkan Automatic Data Processing (ADP), akan terjadi penurunan level tenaga non-pertanian akibat shutdown Pemerintah AS.

Fikri juga melihat potensi penurunan ekspektasi pemangkasan suku bunga akibat perkembangan yang terjadi di AS. Sebelumnya pasar sempat merasa optimistis The Fed akan memotong suku bunga lagi hingga akhir tahun.

Di dalam negeri, faktor pendorong penguatan rupiah adalah tingkat inflasi yang terjaga dan surplus neraca perdagangan yang berlanjut. "Sehingga rupiah diharapkan terapresiasi pada rentang Rp16.570-16.670 per dolar AS," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....