Pelemahan Rupiah Berlanjut Jelang ‘Weekend’ Panjang
- 04 Sep 2025 21:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berlanjut hingga penupan perdagangan hari ini, Kamis (4/9/2025). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah turun 0,05 persen atau 9 poin ke level Rp16.424 per dolar AS.
Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh komentar lembaga pemeringkat Fitch Ratings Inc. Lembaga itu menyoroti situasi Indonesia menyusul aksi-aksi penyampaian aspirasi yang berujung ricuh.
“Fitch mengatakan, kondisi itu bisa melemahkan pertumbuhan ekonomi sehingga menurunkan peringkat kredit Indonesia. Selain itu, sektor keuangan juga akan terbebani,” kata Ibrahim, Kamis (4/9/2025).
Baca Juga:
Kuatnya Tekanan Faktor Eksternal, Rupiah Melemah 21 Poin
Pemerintah Alokasikan Anggaran 20 Triliun untuk Revitalisasi Industri
Fitch juga menyatakan, kondisi sosial dan politik yang tidak stabil berpotensi melebarkan defisit anggaran. Karena sisi penerimaan negara menjadi terbatas.
Pernyataan Fitch sejalan dengan analisis S&P Global Ratings yang menyebut tekanan ekonomi akan mempersulit pemerintah. Terutama untuk menyeimbangkan prioritas belanja, sekaligus menjaga defisit fiskal di bawah batas tiga persen sesuai ketentuan undang-undang.
Pada Maret 2025, peringkat kredit Indonesia berdasarkan rating Fitch di tingkat BBB dengan prospek stabil. Fitch juga memperkirakan defisit neraca berjalan sekitar 1,3 persen dari PDB tahun ini, dan 1,7 persen tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....