IHSG Naik Ditopang Kebijakan AS terhadap Komoditas Indonesia
- 27 Agt 2025 18:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak di zona hijau sepanjang Rabu (27/8/2025) ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,38 persen atau 30 poin ke level 7.936.
Sebanyak 359 saham harganya naik, 339 saham harganya turun dan 258 saham stagnan. Saham sektor industri naik paling tinggi (2,35 persen), dan saham sektor teknologi turun paling dalam (minus 0,96 persen).
Tim Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan penguatan IHSG didorong kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah komoditas Indonesia. "AS setuju untuk mengecualikan kakao, minyak sawit, dan karet dari Indonesia ke dalam skema tarif 19 persen," katanya.
Baca juga: IHSG Diperkirakan ‘Reboud’ Dipengaruhi Perubahan Indeks MSCI
Volume perdagangan tercatat sebanyak 39,61 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,28 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp21,52 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp14.372 triliun.
Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan bergerak melamah. Saham–saham yang mendominasi penurunan di antaranya EXCL, MAPI, AADI, TLKM, dan INDF.
Sementara itu, bursa efek Asia ditutup beragam karena pelaku pasar menantikan indeks harga belanja personal (PCE) di AS. Sementara itu, industri di Tiongkok membukukan laba yang menurun sebesar 1,5 persen secara tahunan pada Juli 2025.
Secara bulanan, penurunan ini lebih kecil dibandingkan Juni 2025 yang sebesar 4,3 persen. Secara kumulatif laba industri Tiongkok juga melemah 1,7 persen sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....