Pefindo Kerja Sama dengan Tiongkok, Perkuat Pasar Keuangan

  • 30 Jul 2025 08:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) dengan dua lembaga keuangan Tiongkok. Kerja sama dilakukan untuk memperkuat kolaborasi strategis antara pelaku industri keuangan di Indonesia dan Tiongkok.

Lembaga keuangan dimaksud adalah China Chengxin International Credit Rating (CCXI) dan Bank of China Limited (Hong Hong). Ketiga lembaga memiliki kesamaan pandang terkait sektor keuangan antara Indonesia dan Tiongkok.

"Pefindo optimis terhadap peluang yang dibuka oleh kerja sama ini. Kesepakatan ini merupakan kesempatan bisnis di tengah hubungan yang sangat startegis antara Tiongkok dan Indonesia," kata Direktur Utama Pefindo, Irmawati Amran, Selasa (29/7/2025).

Baca juga: Peringkat Utang RI Tak Bergeser, Kepercayaan Global Kuat

Insentif Perumahan Diperpanjang, Menkeu Siapkan Stimulus Nataru 2025

CCXI merupakan lembaga pemeringkat kredit terbesar dan paling berpengaruh di pasar domestik Tiongkok. Lembaga ini memiliki dengan reputasi dalam analisis risiko dan kredit.

Adapun Bank of China adalah bank BUMN komersial Tiongkok dengan cakupan global terluas dan tingkat globalisasi tertinggi. Bank ini beroperasi di Indonesia melalui Bank of China (Hong Kong) Limited Cabang Jakarta.

Kesepakatan meliputi kerja sama penelitian di pasar modal Tiongkok-Indonesia. Isi kesepakatan termasuk investasi dan pembiayaan lintas negara, serta pemeringkatan kredit.

"Fokusnya adalah riset ekonomi makro Tiongkok-Indonesia, pembiayaan hijau dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi antara para pakar industri, pemangku kepentingan, dan pemodal," ujar Irmawati.

Ia yakin kerja sama memberikan dukungan bagi kegiatan bisnis lintas negara, kegiatan pembiayaan, dan investasi perusahaan Tiongkok-Indonesia. Ketiga lembaga ini juga menjajaki peluang kerja sama di pasar pembiayaan hijau Tiongkok-Indonesia.

CEO of CCXI, Yue Zhigang mengatakan, nota Kesepahaman ini menandai tonggak penting dalam memperkuat konektivitas keuangan Tiongkok-Indonesia. “Kemitraan ini akan memperdalam pengembangan ekonomi, perdagangan, serta kerja sama investasi dan pembiayaan antara Tiongkok dan Indonesia," ucapnya.

Deputy Country Manager Bank of China (Hong Kong) Cabang Jakarta, Chen Hao menyatakan dukungannya atas kesepakatan tersebut. "Kami sepenuhnya memanfaatkan jangkauan global dan layanan terintegrasi untuk membangun jembatan keuangan," ujar Chen Hao.

Bank of China secara aktif akan mendukung proyek-proyek kunci dalam Belt and Road Initiative. Bank of China juga secara bertahap akan mendorong internasionalisasi RMB (mata uang Tiongkok).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....