Tingkatkan Literasi, BEI Gelar Sharia Investment Week 2025

  • 19 Jun 2025 20:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar kegiatan tahunan Sharia Investmen Week 2025 sebagai bagian dari kampanye “Aku Investor Saham”. Kegiatan ini untuk meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal syariah bagi masyarakat.

“Setiap tahun kita selalu berinovasi agar pasar modal syariah semakin menarik untuk berinvestasi. Pasar modal syariah Indonesia itu modern, terbuka dan bersahabat, jauh dari kesan kolot dan tertutup,” kata Direktur Pengembangan Jeffrey Hendrik saat membuka Sharia Investment Week (SIW) 2025 di Main Hall, Bursa Efek Indonesia, Kamis (19/6/2025).

Baca Juga:

IHSG Merosot Tajam dalam Perdagangan Hari Ini

Perdagangan Saham Lesu, IHSG Turun Hampir Dua Persen

SIW 2025 mengedepankan tema “The Pursuit of Blessed and Wealthy Life”, berlangsung dari tanggal 19-21 Juni 2025. Menurut Jeffrey, target pengunjung tahun ini sebanyak 5.000 orang.

“Dengan target pengunjung itu diharapkan investor pasar modal syariah akan bertambah. Kita menargetkan penambahan 10 ribu investor per tahun untuk pasar modal syariah,” ucapnya.

Dalam acara pembukaan, juga hadir Kepala Direktorat Pengawasan Pasar Modal dan Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Evy Jelita. Menurutnya, saat ini masih terjadi kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan konvesional dengan keuangan syariah.

Evy mengutip hasil survei tahun 2024 dimana literasi keuangan syariah masih 43 persen dan iklusinya hanya 13 persen. Sedangkan keuangan konvensial, literasinya sudah mencapai 70 persen dan inklusinya mencapai 60 persen.

“Kami sangat mengharapkan seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dan bersinergi. Selain itu, memberikan inovasi terbaiknya dalam menciptakan produk dan layanan syariah,” ucap Evy.

BEI mencatat perkembangan pesat pasar modal syariah dalam lima tahun terakhir. Menurut Jeffrey, saat ini 61,8 persen kapitalisasi pasar adalah dari saham dalam indeks saham syariah.

Sementara 55,1 persen dari nilai transaksi harian berasalah dari saham yang masuk dalam daftar saham syaiah . Pertumbuhan investornya mencapai dua kali lipat, saat ini sebanyak 151.560 investor per Juli 2025.

“Pertambahan investor pasar modal syariah didukung oleh kegiatan literasi melalui kegiatan seperti SIW 2025 ini. BEI menyelenggarakan SIW sejak tahun 2019 yang menjadi ajang pasar modal syariah terbesar di Indonesia,” kata Jeffrey menutup keterangannya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....