Jelang Akhir Pekan, IHSG Melesat ke Level 6.811

  • 02 Mei 2025 11:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tajam pada pembukaan perdagangan di level 6.811. IHSG masih bertahan di zona hijau hingga menjelang akhir perdagangan sesi pertama hari ini.

Pada akhir April, sebelum libur Hari Buruh, IHSG ditutup menguat 0,26 persen. Penguatan IHSG ditopang oleh net buy (beli bersih saham) oleh asing sebesar Rp239 miliar.

"Saham yang paling banyak dibeli asing adalah saham BBCA, TLKM, ANTM, ASII dan TPIA. Hari ini, IHSG rentan ditutup terkoreksi, setelah kemarin gagal menembus resistance kuat di level 6.800," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga:

Sinyal Positif, Rupiah Kembali Naik ke Level Rp16.490/Dolar

Bursa Asia Naik, IHSG Ikut Terangkat ke 6.725

Harga Emas Diperkirakan Turun ke Level Terendah

Fanny memperkirakan pergerakan IHSG di level support 6.680-6.730. Sedangkan di level resist diperkirakan bergerak di rentang 6.800-6.830

Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada Kamis kemarin. Sedangkan mayoritas bursa saham di Asia tutup, karena libur Hari Buruh Internasional.

Sementara Tim Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat kinerja IHSG sangat baik sepanjang bulan April 2025. IHSG menguat 3,9 persen secara bulanan

"Capaian ini menempatkan IHSG sebagai salah satu indeks saham dengan performa terbaik di dunia pada bulan April. Sepanjang bulan Maret dan April, penguatan IHSG didorong oleh kenaikan signifikan pada saham BBRI, BMRI, dan DCII," kata Kepala Ekonom Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto.

Ketiga saham tersebut, tambah Rully, masing-masing naik 21,2 persen, 17 persen, dan 42 persen. "Meski pemulihan ini cukup mengesankan, penguatan IHSG masih tergolong rapuh," ujarnya.

Hal tersebut disebabkan arus keluar dana asing yang besar mencapai Rp28,8 triliun dalam dua bulan terakhir. "Aliran modal asing itu terus membebani sentimen pasar," ucap Rully menutup analisisnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....