IHSG Berpeluang Menguat di Tengah Panasnya Perang Tarif

  • 14 Apr 2025 10:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini di zona hijau. IHSG berada di level 6.314 dibandingkan saat penutupan akhir pekan kemarin di level 6.262.

Penutupan perdagangan di akhir pekan kemarin disertai net buy (beli bersih) oleh investor asing sebesar Rp45 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, BBNI, ANTM, MDKA, dan GOTO.

"IHSG hari ini berpotensi mencoba melanjutkan penguatan jika masih bertahan di atas support 6.200. Pergerakannya di level support antara 6.150-6.200 dan level resist di rentang 6.300-6.380," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Senin (14/4/2025).

Baca Juga:

-IHSG Naik Tipis ke 6.262 di Akhir Pekan

-BI: Aliran Keluar Modal Asing Masih Berlanjut

-DJP: 13 Juta Wajib Pajak Lapor SPT Tahunan

Fanny mencermati sejumlah isu yang mencuat di akhir pekan kemarin dan kemungkinan masih akan mempengaruhi sentimen pasar hari ini. Isu utama masih seputar perang tarif antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang semakin meruncing.

"Perang dagang ini tak hanya memicu fluktuasi tajam di pasar saham. Tapi juga mendorong ekspektasi inflasi konsumen AS ke level tertinggi sejak 1981," ucap Fanny.

Selain itu, Presiden The Fed Bank of Boston Susan Collins pada akhir pekan juga menyampaikan pernyataan. Ia menegaskan,

bahwa The Fed siap bertindak menjaga stabilitas pasar keuangan jika diperlukan.

"Kekhawatiran perang dagang antara AS dan Tiongkok mendorong aksi jual saham di pasar Asia. Para investor lebih memilih menghindari risiko yang mungkin timbul akibat perang tarif dua raksasa ekonomi dunia itu," kata Fanny.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....