Inflasi Maret Capai 1,65 Persen Dipicu Tarif Listrik

  • 08 Apr 2025 14:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi bulanan (month-to-month) Maret 2025 sebesar 1,65 persen. Sementara itu, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret 2025 mencapai 107,22 atau naik dibandingkan 105,48 pada bulan sebelumnya.

Penyumbang terbesar inflasi bulanan tersebut adalah kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga. Tingkat inflasi kelompok pengeluaran tersebut mencapai 8,45 persen dengan andil sebesar 1,18 persen.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, Selasa (8/4/2025) di Jakarta. "Komoditas yang dominan mendorong inflasi adalah tarif listrik dengan andil sebesar 1,18 persen," ujarnya.

Tarif listrik juga memberikan andil terbesar pada deflasi Januari dan Februari 2025. Ini karena saat itu pemerintah memberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen.

Selain tarif listrik, komoditas lainnya yang memberikan andil inflasi terbesar adalah bawang merah sebesar 0,11 persen. Disusul cabe rawit dengan andil inflasi 0,06 persen dan emas perhiasan dengan kontribusi 0,05 persen.

"Selanjutnya daging ayam ras juga memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,03 persen," ucap Habibullah. Sementara tarif angkatan udara berkontribusi sebesar 0,04 persen terhadap inflasi bulanan.

Pada Maret 2025, seluruh komponen juga mengalami inflasi. Inflasi komponen inti, misalnya, mencapai 0,24 persen dengan andil sebesar 0,16 persen.

Kemudian inflasi komponen harga diatur pemerintah sebesar 6,53 persen dan inflasi komponen harga bergejolak sebesar 1,96 persen. Komoditas yang dominan kontribusinya terhadap inflasi komponen harga yang diatur pemerintah adalah tarif listrik dan angkutan antarkota.

BPS juga melaporkan seluruh provinsi di Indonesia mengalami inflasi pada Maret 2025. Inflasi tertinggi terjadi di Gorontalo sebesar 2,88 persen dan terendah di Papua Pegunungan sebesar 0,8 persen.

Berdasarkan inflasi bulanan per Maret 2025, BPS melaporkan inflasi tahunan (year-on-year) mencapai 1,03 persen. Sedangkan inflasi tahun kalender dari Januari sampai Maret 2025 tercatat sebesar 0,39 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....