IHSG Ditutup Turun Disertai Aksi Jual Saham

  • 13 Mar 2025 21:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang hari ini berfluktuatif dan berakhir di zona merah. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG turun 0,26 persen (17,63 poin) ke level 6.647.

“Hari ini juga masih terjadi aliran keluar modal asing, ditandai dengan jual saham oleh investor asing sebesar Rp771,37 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing didominasi saham perbankan seperti BMRI, BBRI, BBNI dan BBCA,” kata Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia, Kamis (13/3 2025).

Baca Juga:

Rupiah Naik ke Level Rp16.428 per Dolar AS

Pelaku Pasar Harap BI Segera Turunkan Suku Bunga

APBN Hingga Februari 2025 Defisit Rp31,2 Triliun

Sebanyak 334 saham harganya turun, 316 saham stagnan dan 307 saham harganya naik. Saham sektor finansial, infrastruktur dan energi turun paling dalam dan menjadi penekan IHSG.

Volume saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 15,63 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan 1,1 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp8,8 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp11.468 triliun.

Selain IHSG, indeks harga saham di kawasan Asia pada hari ini juga ditutup merosot. “Pelaku pasar mengkhawatirkan dampak ekonomi dari kebijakan Presiden AS Donald Trump, sehingga mengalahkan optimisme perlambatan inflasi di AS,” kata Tim Phillip Sekuritas.

Selain itu, para investor juga mengkhawatirkan penutupan (shutdown) aktivitas pemerintah dan meningkatnya PHK pegawai negeri sipil di AS. Teremasuk eskalasi perang dagang sebagai dampak kebijakan tarif Presiden Trump.

“Fokus pasar juga akan tertuju pada data Indeks Harga Produsen yang akan dirilis di AS malam ini. Prediksinya inflasi di tingkat produsen menjadi 3,3 persen secara tahunan di bulan Februari ini,” kata Tim Phillip Sekuritas Indonesia menutup analisisnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....