Awal Pekan, Rupiah Berpeluang Menguat terhadap Dolar AS

  • 03 Mar 2025 09:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Rupiah berpeluang menguat terhadap dolar AS di awal pekan ini, setelah turun signifikan di akhir pekan kemarin. Rupiah turun hingga 0,86 persen (141,5 poin) menjadi Rp16.595 per dolar AS, pada Jumat pekan lalu.

"Pagi ini terlihat pergerakan nilai tukar emerging market terhadap dolar AS cukup positif, rata-rata menguat. Indeks saham Asia pun terlihat menguat," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra dalam analisisnya, Senin (3/3/2025).

Baca juga: Pasar Khawatir Gelombang PHK, Rupiah Anjlok 141,5 Poin

Ariston menilai, pasar kembali masuk ke aset berisiko pagi ini. Padahal, ada ancaman penerapan kenaikan tarif oleh Presiden Amerika Donald Trump untuk Meksiko, Kanada, dan Tiongkok.

"Bisa saja ini sebagai aksi buy on dip karena harga telah tertekan cukup dalam. Jadi ada potensi rupiah ikut menguat hari ini terhadap dolar AS," ucapnya.

Buy on dip merupakan tindakan investor membeli aset saat harganya turun. Tujuannya mendapat keuntungan dari potensi kenaikan harga di masa depan.

Penguatan rupiah diperkirakan ke arah Rp16.500. Adapun potensi resistansi di kisaran Rp16.600 per dolar AS.

Ia menambahkan, sentimen Trump masih berlangsung. Niat Trump untuk mengenakan tarif yang lebih tinggi belum redup.

"Sentimen ini bakal terus memberikan tekanan. Utamanya ke aset berisiko ke depannya," ujar Aristo menutup analisisnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....