Harga Mayoritas Saham Turun, IHSG Anjlok 2,41 Persen

  • 25 Feb 2025 19:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan Selasa (25/2/2025) masih belum beranjak dari zona merah. Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan IHSG turun tajam hingga 2,41 persen (162,51 poin) menjadi 6.587 pada penutupan perdagangan.

Harga 512 saham turun pada perdagangan hari ini, sementara 308 saham stagnan dan 135 saham naik. Saham sektor bahan baku, energi, dan nonsiklikal (barang primer) terperosok paling rendah dan menekan IHSG.

Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 20,75 miliar lembar dengan frekuensi perdagangan 1,23 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan Rp11,77 triliun dan kapitalisasi pasar mencapai Rp11.400 triliun.

Baca juga: Investor Tak Mau Ambil Risiko, Rupiah Kembali Turun

Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia Research melaporkan bursa saham Asia juga mengalami pelemahan. "Kekhawatiran akan perang dagang kembali mencuat, setelah Presiden AS Donald Trump menyerukan pembatasan baru terhadap investasi Tiongkok," katanya.

Trump ingin membatasi investasi dari Tiongkok, terutama di sektor-sektor strategis seperti teknologi, infrastruktur, layanan kesehatan, dan energi. "Pemerintah AS juga berencana memperketat pembatasan semikonduktor bagi Tiongkok sebagai upaya membatasi kemajuan teknologinya," ucap Tim Phillip Sekuritas.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok merespons rencana Trump dengan mengatakan apa yang dilakukan Trump akan menjadi bumerang. Juru Bicara Kemenlu Tiongkok, Lin Jian, mengatakan tindakan AS akan menghambat perkembangan industri semikonduktor.

Investor Asia juga mencerna keputusan Bank of Korea memangkas suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 2,75 persen. Ini merupakan tingkat suku bunga terendah sejak September 2022.

Seoul telah menurunkan suku bunga sebanyak tiga kali dalam empat bulan terakhir. Bank of Korea juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 1,5 persen tahun ini, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 1,9 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....