Januari 2025, Peredaran Uang Kode M2 Rp9.232,8 Triliun
- 24 Feb 2025 11:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengatakan, likuiditas perekonomian atau peredaran uang dalam arti luas (M2) meningkat pada Januari 2025. Jumlah M2 tercatat sebesar Rp9.232,8 triliun atau tumbuh 5,9 persen secara tahunan.
"Pertumbuhannya pada Januari 2025 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 4,8 persen. Pertumbuhan tersebut ditopang pertumbuhan uang beredar sempit (M1) dan pertumbuhan uang kuasi," kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso dalam laporan yang dirilis BI, Senin (24/2/2025).
Baca Juga:
Dolar AS Sedang Tertekan, Analis: Rupiah Berpeluang Menguat
Minim Sentimen Positif, IHSG Diperkirakan Masih Rentan Terkoreksi
Jelang Ramadan, OJK Gelar 'Gerak Syariah' 2025
Pada Januari 2025, uang beredar sempit (M1) tumbuh 7,2 persen secara tahunan. Sedangkan, uang kuasi (aset dapat dicairkan dengan cepat) tumbuh sebesar 2,2 persen.
Berdasarkan laporan BI, pertumbuhan M2 pada Januari dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih. Penyaluran kredit di bulan Januari tumbuh 9,6 persen, menurun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 9,7 persen.
Sementara aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 2,4 persen secara tahunan. Pertumbuhannya meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,8 persen.
Sedangkan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat, pada Januari 2025 terkontraksi sebesar 14,3 persen. Setelah pada bulan sebelumnya terkontraksi sebesar 17,5 persen.
Sebagai informasi, M1 adalah uang kertas dan uang logam yang dipegang masyarakat, ditambah simpanan dalam bentuk rekening koran. M2 adalah M1 ditambah tabungan dan deposito berjangka (uang kuasi) pada bank-bank umum.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....