Perdagangan Lesu, IHSG Ditutup Merosot 1,14 Persen
- 19 Feb 2025 18:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Perdagangan saham lesu yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah sepanjang hari ini. Berdasarkan Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup turun 1,14 persen atau 78,68 poin ke level 6.794,87.
Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 18,59 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan 1,22 juta kali transaksi. Total nilai transaksi sebesar Rp12,16 triliun dan kapitalisasi pasar modal menjadi Rp11.730 triliun.
Hari ini sebanyak 379 saham harganya turun, 341 stagnan dan 235 saham harganya naik. Saham-saham sektor finansial, nonsiklikal (barang primer) dan infrastruktur turun paling dalam dan mendorong pelemahan IHSG.
Baca Juga:
Sesi Pertama Perdagangan, IHSG Turun ke Zona Merah
BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen
Tim Phillip Sekuritas Indonesia Research dalam analisisnya sore ini menyebutkan, terjadi aksi jual oleh investor asing sebesar Rp963,57 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, AMRT, BBRI, dan ERAA.
“Di dalam negeri, BI mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen. Ini menghentikan sementara siklus pelonggaran kebijakan moneter,” kata Tim Phillip Sekuritas.
BI, lanjut Tim Phillip, sepertinya juga mengenyampingkan kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekonomi sebagai langkah pendahuluan (preemptive). Tujuannya untuk melindungi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS karena ancaman tarif Presiden Trump.
Sementara bursa saham Asia hari ini ditutup bervariasi dengan kecenderungan melemah. Pelemahan disebabkan ketegangan perdagangan dan ketidakpastian geopolitik.
“Presiden Trump pada hari Selasa mengatakan akan menjatuhkan tarif baru sekitar 25 persen atas produk otomotif mulai tanggal 2 April. Kenaikan tarif serupa juga akan di jatuhkan atas barang impor dari sektor Farmasi dan Semikonduktor,” ujar tim Phillip.
Dari sisi geopolitik, pejabat dari AS dan Rusia melakukan putaran pertama perundingan mengenai perang di Ukrania. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memberitahu pejabat Uni Eropa (UE) bahwa AS akan mempertahankan sanksi atas Rusia hingga tercapainya kesepakatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....