Rupiah Diprediksi Melemah karena Pernyataan Ketua The Fed
- 12 Feb 2025 08:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Rupiah diprediksi masih akan melanjutkan pelemahannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini, Rabu (12/2/2025). Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, pernyataan Ketua Bank Sentral AS menjadi faktor yang berpotensi membebani rupiah.
Rupiah sudah turun 0,16 persen (25 poin), menjadi Rp16.383 per dolar AS, saat penutupan perdagangan kemarin. "Pasar mungkin menanggapi pernyataan Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell tadi malam dalam dengar pendapat dengan Senat AS," katanya.
| Baca juga: IHSG Berakhir di Zona Hijau, Naik 94,98 Poin |
Baca juga: Indeks Keyakinan Konsumen Menurun, Rupiah Ditutup Melemah
Lima Hari Beruntun, IHSG Ditutup di Zona Merah
Powell mengisyaratkan kemungkinan akan mempertahankan suku bunga yang ada sekarang untuk beberapa lama. Artinya, lanjut Ariston, The Fed tidak akan melakukan pemangkasan untuk sementara waktu, karena ekonomi AS masih cukup solid.
"Selain itu, juga ada ketidakpastian dari kebijakan tarif Presiden Trump. Sehingga rupiah masih berpeluang melemah terhadap dolar AS hari ini," ucap Ariston.
Dia memperkirakan, potensi pelemahan rupiah ke arah Rp16.400. Adapun potensi support di sekitar Rp16.330 per dolar AS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....