Indeks Keyakinan Konsumen Menurun, Rupiah Ditutup Melemah
- 11 Feb 2025 17:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahan terhadap dolar AS dalam penutupan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah turun 0,16 persen (25 poin) menjadi Rp16.383 per dolar AS.
Analis Pasar Uang, Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh faktor eksternal. Termasuk perkembangan data ekonomi di dalam negeri, utamanya data indeks keyakinan konsumen bulan Januari 2025.
“Survei Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia mengalami penurunan dan lebih rendah dari perkiraan. IKK yang melemah ikut membebani rupiah,” kata Lukman, Selasa (11/2/2025).
| Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat jelang Akhir Pekan |
Baca Juga:
Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2025 Sedikit Menurun
IHSG Masih di Zona Merah, Diperkirakan Bergerak Konsolidasi
Berdasarkan Survei Konsumen Bank Indonesia, IKK bulan Januari 2025 berada di level 127,2. Levelnya menurun dibandingkan IKK Desember 2024 yang tercatat sebesar 127,7.
Meski menurun, IKK masih dalam level optimis karena angkanya masih di atas 100. IKK Januari 2025, ditopang oleh Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) dan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE).
Pada Januari 2025, IEK tercatat sebesar 140,8, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 139,5. Sedangkan IKE sebesar 113,5 lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 116.
Selain sentimen dari dalam negeri, sentimen luar negeri berupa kebijakan tarif Trump juga membuat dolar AS menguat. Penguatan dolar membuat mata uang rupiah tertekan.
“Para pelaku pasar menjauhi risiko (risk off) di pasar ekuitas domestik yang menurun beberapa hari terakhir. Kondisi ini menjadi sentimen negatif bagi rupiah, sehingga masih melemah,” ujar Lukman menutup analisisnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....