Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024 Capai 5,03 Persen
- 05 Feb 2025 13:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang 2024 tumbuh sebesar 5,03 persen. Ini berarti melemah dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang mencapai 5,05 persen.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, Rabu (5/2/2025) di Jakarta. "Sementara itu, ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2024 dibandingkan triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 0,53 persen," ujarnya.
Sedangkan perekonomian Indonesia pada triwulan IV-2024 secara tahunan (year-on-year) tumbuh sebesar 5,02 persen. Perekonomian Indonesia 2024 diukur berdasarkan PDB atas dasar harga berlaku sebesar Rp22.139,0 triliun dan PDB per kapita sebesar USD4.960,3.
Dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi pada 2024 adalah industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan. "Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas produksi karena meningkatnya permintaan luar negeri," ujarnya.
Dari sisi pengeluaran, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi 2024 adalah konsumsi rumah tangga dan investasi. Hal ini, menurut Amalia, tercermin dari pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan penambahan barang modal untuk aktivitas produksi.
BPS juga mencatat tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi di tahun 2024. Yakni lapangan usaha jasa lainnya, transportasi dan pergudangan, serta akomodasi dan makan minum.
Secara rinci, sumber utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 adalah konsumsi rumah tangga dan investasi. Konsumsi rumah tangga tumbuh paling tinggi sebesar 2,62 persen dan investasi tumbuh 1,61 persen.
Sedangkan berdasarkan lapangan usaha, industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,90 persen. Sedangkan sektor perdagangan tumbuh 0,67 persen, sektor konstruksi 0,64 persen, dan sektor Infokom 0,50 persen.
Secara spasial semua wilayah di Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif. Pulau Jawa masih menjadi sumber pertumbuhan ekonomi utama dengan kontribusi 57,02 persen.
Pertumbuhan ekonomi di Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku dan Papua melebihi pertumbuhan ekonomi nasional. Sedangkan pertumbuhan ekonomi Maluku dan Papua tercatat paling tinggi sebesar 7,81 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....