Rupiah Berpeluang Naik Ditopang Sejumlah Faktor Penguat

  • 11 Des 2024 09:07 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Rupiah kemungkinan berpeluang menguat terhadap dolar AS hari ini. Setelah pada Selasa kemarin, rupiah ditutup melemah tipis 0,03 persen (4 poin) ke posisi Rp15.870 per dolar AS.

Perkiraan rupiah akan melemah melihat pergerakan indeks dolar pagi ini. "Indeks dolar AS bergerak di 106,35, lebih tinggi dibandingkan di 106.22," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra dalam analisisnya, Rabu (11/12/2024).

Baca Juga :

Rupiah Ditutup Turun Tipis, Imbas Konflik Timur Tengah

Menurut Ariston, sentimen ketegangan geopolitik masih menahan dolar AS di level tinggi. Kondisi ini menahan rupiah untuk menguat lebih dalam.

Di sisi lain, pelaku pasar masih menunggu realisasi kebijakan pemangkasan suku bunga The Fed bulan Desember ini. "Pasar berekspektasi The Fed akan melakukan pemangkasan lagi sebesar 25 basis poin, ekspektasi ini yang menahan pelemahan rupiah," ucap Ariston.

Sementara janji stimulus pemerintah Tiongkok juga memberikan sentimen positif ke aset emerging market. Hal ini juga menjadi faktor penahan pelemahan rupiah.

Malam ini pasar menunggu data penting dari AS yaitu data inflasi konsumen bulan November. Data ini bisa mengonfirmasi ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan AS .

"Jadi kemungkinan rupiah masih bisa tertahan di bawah Rp15.900 hari ini. Potensi penguatan ke arah Rp15.830 per dolar AS," ujar Ariston.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....