Rupiah Ditutup Turun Tipis, Imbas Konflik Timur Tengah

  • 10 Des 2024 16:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah turun tipis terhadap dolar AS dalam penutupan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 0,03 persen (4 poin) ke posisi Rp15.870 per dolar AS.

“Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat pelaku pasar kembali memilih dolar sebagai lindung nilai. Di sisi lain, pasar meyakini pemangkasan suku bunga The Fed hampir pasti sementara menunggu data inflasi Amerika Serikat,” kata Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi dalam analisisnya, Selasa (10/12/2024).

Baca juga: Ketegangan Geopolitik Berpotensi Menekan Rupiah Hari Ini

Pelaku pasar, lanjut dia, juga akan mencermati rapat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) pada pekan ini. Termasuk, Konferensi Kerja Ekonomi Tiongkok yang berlangsung tertutup.

Bank Kanada, Bank Sentral Swiss dan Bank Sentral Australia juga akan melaksanakan pertemuan minggu ini. Pelaku pasar berharap akan pemangkasan suku bunga dari hasil pertemuan itu.

Baca juga: BI: Kinerja Penjualan Eceran Diperkirakan Bakal Meningkat

Dari dalam negeri, Ibrahim mencermati data kinerja penjualan eceran bulan November yang dirilis Bank Indonesia hari ini. Dimana Indeks Penjualan Riil (IPR) diprakirakan mencapai 211,5 atau tumbuh 1,7 persen secara tahunan.

“Pertumbuhannya meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Perkembangan penjualan eceran utamanya didorong oleh meningkatnya penjualan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor,” ucap Ibrahim.

Penjualan suku cadang dan aksesori serta penjualan dari subkelompok sandang, ikut mendorong pertumbuhan penjualan eceran pada November. Secara bulanan, penjualan eceran juga diprakirakan tumbuh 0,4 persen, setelah mengalami kontraksi di bulan sebelumnya sebesar 0,01 persen.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....