BEI Tekankan Edukasi sebelum Investasi di Pasar Modal
- 05 Des 2024 15:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) menekankan pentingnya edukasi dan literasi bagi masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Hal ini nantinya bakal meningkatkan inklusi sekaligus membuat masyarakat memahami risiko investasi di bursa.
Demikian disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, Kamis (5/12/2024). "Kami akan terus memberikan edukasi dan literasi bagi investor besar maupun kecil," ujarnya.
Menurut Nyoman, BEI secara rutin sudah melakukan sosialisasi dan edukasi pasar modal secara terpadu di seluruh Indonesia. "Yang penting tugas kami adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal," ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan instrumen investasi di bursa kurang bersahabat bagi investor bermodal kecil. Menurut Kepala Negara, pemegang kendali terhadap harga saham hanyalah investor kelas atas.
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pernyataan Presiden merupakan pesan agar masyarakat mengedukasi diri sebelum berinvestasi. "Kami juga selalu menyampaikan pesan yang sama kepada para investor agar mengambil keputusan secara rasional," ucapnya.
Menurut Jeffrey, sebelum memutuskan berinvestasi para investor harus memperhatikan fundamental perusahaan. Jangan mudah terpengaruh hanya karena yang menawarkan investasi adalah seorang influencer atau tokoh terkenal.
"Mengambil keputusan hanya berdasarkan rekomendasi influencer atau rumus tertentu tanpa pemahaman tentu bukan sikap yang bijak," ujarnya. Jeffrey menegaskan investor harus tetap mendalami fundamental perusahaan yang akan dibeli sahamnya untuk investasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....