Rupiah Diperkirakan Masih Tertekan Penguatan Dolar AS

  • 04 Des 2024 09:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks dolar AS pagi ini masih menguat sehingga rupiah kemungkinan masih akan tertekan. Pada penutupan perdagangan sore kemarin rupiah turun 0,25 persen atau 40 poin ke posisi Rp15.945 per dolar AS.

"Pagi ini indeks dolar AS masih bergerak dekat kisaran kemarin pagi di sekitar 106,36. Artinya dolar AS masih cukup kuat," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Rabu (4/12/2024).

Baca Juga :

Rupiah Terus Turun hingga Rp15.945 per Dolar AS

IHSG Ditutup Naik Signifikan hingga Dua Persen

Penguatan dolar AS , tambah Ariston, didukung oleh data baru semalam. Yakni, data Jumlah lowongan pekerjaan bulan Oktober yang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Lowongan kerja di Amerika Serikat pada Oktober 2024 tercatat 7,7 juta, sedangkan di bulan sebelumnya hanya 7,5 juta. "Jumlah lowongan kerja yang naik berarti kondisi ketenagakerjaan AS masih bagus," ucap Ariston.

Sentimen lainnnya juga masih mendukung penguatan dolar AS. Seperti kebijakan kenaikan tarif Trump dan situasi geopolitik

"Hari ini rupiah bisa melemah lagi ke area Rp15.950-15.980. Sedangkan potensi support di sekitar Rp15.900 per dolar AS," ujar Ariston.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....