Analis: Rupiah Masih Konsolidasi, Tunggu Kejelasan Data Ekonomi
- 01 Okt 2024 10:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra memprediksi, rupiah masih konsolidasi, karena sentimen pasar yang menunggu kejelasan data ekonomi. Rupiah melemah 0,10 persen (15 poin) ke posisi Rp15.140 per dolar AS, pada penutupan perdagangan Senin pekan ini.
“Rupiah mungkin masih melanjutkan konsolidasinya terhadap dolar AS hari ini. Pergerakannya di kisaran Rp15.080-15.200 per dolar AS,” katanya, Selasa (1/10/2024).
Baca juga: Penguatan Rupiah Tertahan oleh Memanasnya Konflik Timur Tengah
Ariston menduga, pasar masih meraba-raba kebijakan moneter AS selanjutnya. Tapi peluang pemangkasan suku bunga lebih lanjut masih besar.
“Hal tersebut dikonfirmasi oleh Gubernur Bank Sentral AS dini hari tadi. Bahwa kondisi inflasi Amerika Serikat menurun dan ekonomi AS masih terlihat solid,” ucapnya.
Ia melanjutkan, indikasi atau sinyal yang lebih jelas dari The Fed, bisa menggerakkan rupiah keluar dari area konsolidasi. Rupiah berpeluang menguat jika The Fed memberikan arah lebih tentang penurunan suku bunga selanjutnya.
Ariston menambahkan, data inflasi Indonesia juga bisa membantu memberikan sentimen positif pada rupiah. "Karena inflasi selalu menunjukkan tetap terjaga dan masih dalam rentang target bank Indonesia,” ujar Ariston.
Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data inflasi Indonesia untuk bulan September 2024. Inflasi Indonesia secara tahunan tercatat 2,13 persen pada Agustus 2024, namun secara bulanan mengalami deflasi 0,18 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....