Korban Dirawat Keracunan Nasi Tumpeng di Sragen Jadi 23 Orang
- 04 Sep 2024 20:12 WIB
- Surakarta
KBRN, Sragen: Sejumlah 16 dari 45 korban keracunan nasi tumpeng di Desa Dawung, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen dirawat di Puskemas setempat. Data terbaru dari Dinas Kesehatan Sragen korban dirawat menjadi 23 orang.
Kepala Dinkes Kabupaten (DKK) Sragen Udayanti Proborini mengatakan sebanyak 23 orang mengalami keracunan massal, usai menyantap hidangan nasi tumpeng acara selapanan bayi, di Dukuh Kalikunci. Mereka yang mengalami keracunan dilarikan ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) terdekat.
"Pasien 23 orang. Di Puskesmas Sambirejo ada 16 orang, di Puskesmas Gondang 6 orang, dan satu dirujuk ke RSUD dr.Soehadi (Sragen)," kata Kadinkes Udayanti saat dihubungi awak media, Rabu (4/9/2024).
Dia menduga kasus keracunan akibat makanan dalam acara selapanan yang dilakukan salah seorang warga setempat. Namun untuk pastinya, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium dari sempel makanan yang sudah diambil.
"(Ada acara) selapanan, makanan gudangan. Sempel yang ada diambil semua. Hasilnya kami menunggu dari provinsi," ujarnya.
Udayanti mengatakan, pihaknya sudah langsung mendatangi lokasi kejadian usai mendapatkan laporan keracunan massal. Penyelidikan Epidemiologi (PE) dilakukan bersama tim Puskesmas Sambirejo.
"Pengambilan sempel sudah, kami setelah mendapatkan kabar langsung ke Sambirejo. Sudah ke lokasi, sudah ambil sempel untuk dilakukan pemeriksaan, sudah melakukan PE dengan tim puskesmas," kata dia.
Dihubungi terpisah, Camat Sambirejo Didik Purwanto mengatakan, ada 45 orang yang menjadi korban keracunan makanan nasi tumpeng. Laporan yang diterimanya ada 16 orang yang menjalani perawatan medis di Puskesmas. Lainnya rawat jalan setelah dari fasilitas kesehatan.
"Keluhannya pusing dan mual. Itu acara kemarin sore. Baru tadi pagi (mulai ada keluhan). Lauknya tidak ada amis-amisan, cuma urap-urapan dan telur," kata Didik.
Sementara itu perihal kondisi pasien yang mendapat perawatan lanjut Didik sudah berangsur-angsur membaik. "Kondisi terakhir, sudah membaik," ucap dia. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....