Bagaimana Sih Efek Konsumsi Daging Kucing Bagi Kesehatan ?

  • 23 Agt 2024 10:26 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Beberapa waktu lalu, masyarakat digegerkan dengan adanya kasus di Gunungpati, Kota Semarang, seseorang mengonsumsi daging kucing. Disebutkan, bahwa salah satu motivasi mengonsumsi daging kucing adalah untuk mengobati diabetes mellitus yang diderita.

Benarkah konsumsi daging kucing bisa menyembuhkan diabetes? Jawabannya tidak. Lalu bagaimana sih efek konsumsi daging kucing bagi kesehatan?

DR. Sayono, dari Fakultas Kesehatan UNIMUS menjelaskan, dari sisi kandungan protein daging kucing sama dengan hewan lainnya. Namun, ada hal lain yang perlu diwaspadai.

Dari epidemilogi penyakit, bulu kucing merupakan tempat tumbuh kembang kutu, serta mengandung parasit yang dapat berbahaya bagi tubuh manusia. Salah satunya, bisa menginfeksi manusia melalui toksoplasma sehingga terjadi gangguan konsepsi atau reproduksi.

Dalam keseharian, kucing yang terbiasa hidup liar, biasa mengonsumsi tikus, yang mengandung patogen leptospirosis dan bakteri penyebab pes. Sehingga, kucing termasuk reservoir atau pembawa penyakit.

Selain itu, kotoran kucing juga mengandung banyak patogen. Ditambah lagi dengan belum adanya kajian ilmiah terkait konsumsi daging kucing ini.

Menurut DR. Sayono, jika motivasinya untuk mengatasi diabetes, maka fokus mempelajari apa yg harus dilakukan. Diantaranya pengendalian konsumsi gula, karbohidrat, meningkatkan aktifitas tubuh, hindari stres,dan konsultasi ke dokter.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....