Cara Menaikkan Trombosit pada Anak

  • 22 Apr 2024 16:24 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon; Demam berdarah atau DBD merupakan salah satu penyakit dengan jumlah kasus yang banyak di Indonesia setiap tahunnya.

Demam berdarah bisa menyerang siapa pun, termasuk anak-anak yang tergolong cukup rentan terkena. Ini karena faktor lingkungan sekitar anak serta daya tahan tubuh anak yang masih belum kuat.

Ciri khas demam berdarah adalah penurunan kadar trombosit atau keping darah lebih rendah dari level normal, yang disebut trombositopenia.

1.kenapa demam berdarah dapat menurunkan jumlah trombosit?

Penyebab trombositopenia beragam, baik itu akibat penyakit, pengobatan, maupun kondisi fisik tertentu.

Pada kasus demam berdarah, ketika virus dengue menginfeksi lewat gigitan nyamuk, virus dengue masuk ke dalam aliran darah dan mengikat trombosit. Kemudian, virus akan menggandakan diri sehingga memicu infeksi.

Trombosit yang terkena infeksi virus kemudian menghancurkan trombosit lain yang normal. Akibatnya, kadar trombosit dalam tubuh mengalami penurunan.

Di sisi lain, sistem imun berupaya melawan infeksi dengan menyerang virus. Namun, trombosit yang telah terinfeksi bisa ikut diserang karena dianggap sebagai benda asing. Tekanan virus dengue pada sumsum tulang yang merupakan sentra produksi sel darah di tubuh juga akan berujung pada turunnya produksi trombosit dalam tubuh.

Pada orang dewasa, kadar trombosit normal adalah 150.000 hingga 450.000 trombosit per mikroliter darah. Jika setelah dicek jumlahnya menunjukkan kurang dari 150.000, berarti itu trombositopenia.

Berdasarkan tingkat risikonya, penurunan kadar trombosit bisa dibedakan menjadi tiga kategori:

• Ringan: Jumlah trombosit 100.000–150.000 sel/mL.

• Sedang: Jumlah trombosit 50.000-99.000 sel/mL.

• Berat: Jumlah trombosit

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....