Wamenkes: RSK Dharmais Selesaikan Transplantasi Sumsum Tulang 10 Pasien

  • 30 Sep 2026 19:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rumah Sakit Kanker Dharmais berhasil menyelesaikan transplantasi sumsum tulang terhadap 10 pasien kanker darah dengan dukungan dari Wakil Menteri Kesehatan.
  • Capaian ini menunjukkan bahwa layanan transplantasi sumsum tulang di Indonesia terus berkembang dan dapat menjadi alternatif terapi bagi pasien kanker darah.
  • Wamenkes Dante Saksono Harbuwono berharap layanan transplantasi sumsum tulang dapat diperluas sebagai pilihan terapi yang lebih luas di dalam negeri.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengapresiasi keberhasilan RS Kanker Dharmais menyelesaikan transplantasi sumsum tulang terhadap 10 pasien. Capaian tersebut dinilai menunjukkan perkembangan layanan transplantasi sekaligus memperluas pilihan terapi bagi pasien kanker darah di Indonesia.

Dante mengatakan, capaian tersebut menunjukkan kemampuan layanan transplantasi sumsum tulang di Indonesia terus berkembang. Ia berharap layanan tersebut dapat menjadi alternatif terapi bagi pasien kanker darah di dalam negeri.

“Pada 2024, kami memberikan tantangan kepada Rumah Sakit Dharmais untuk melakukan transplantasi sumsum tulang terhadap 10 pasien. Tantangan tersebut kami berikan untuk mendorong pengembangan layanan transplantasi sumsum tulang bagi pasien kanker darah di Indonesia,” kata Dante Saksono Harbuwono saat konferensi pers ddi RS Kanker Dharmais, Jakarta Barat, Rabu, 30 September 2026.

Dante mengatakan RS Kanker Dharmais berhasil menjawab tantangan tersebut dengan menyelesaikan transplantasi sumsum tulang terhadap 10 pasien. Capaian itu diraih dalam waktu sekitar 1,5 tahun sejak tantangan pengembangan layanan transplantasi tersebut diberikan pada 2024.

“Ternyata, dokter Wahyu berhasil menjawab tantangan tersebut dengan menyelesaikan transplantasi terhadap 10 pasien dalam waktu satu setengah tahun. Capaian ini menunjukkan layanan transplantasi sumsum tulang di RS Kanker Dharmais terus berkembang,” ujar Dante.

Dante menjelaskan, kanker darah memiliki sumber masalah pada sumsum tulang yang berfungsi sebagai tempat pembentukan sel-sel darah. Karena itu, transplantasi sumsum tulang dapat menjadi salah satu terapi definitif bagi pasien dengan kanker darah tertentu.

“Kalau sumsum tulangnya diganti dengan yang baru. Maka sel-sel yang tadinya tidak normal dalam bentuk kanker darah bisa beregenerasi menjadi sel-sel baru yang normal,” katanya.

Dante menyebut berdasarkan data pemerintah, terdapat sekitar 474 ribu kasus kanker setiap tahun yang menyebabkan sekitar 25 ribu kematian. Sementara, terapi definitif atau terapi yang dapat menyembuhkan kanker masih terbatas, terutama untuk jenis kanker yang sulit ditangani seperti kanker darah.

“Pengembangan transplantasi sumsum tulang perlu terus diperkuat agar semakin banyak pasien memperoleh terapi definitif di dalam negeri. Dengan demikian, pasien kanker darah memiliki akses terhadap layanan pengobatan yang lebih luas tanpa harus menjalani terapi di luar negeri,” ucap Dante.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....