Hari Jantung Sedunia, Rutin Olahraga Bikin Jantung Terjaga

  • 29 Sep 2026 10:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Olahraga rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular pada Hari Jantung Sedunia yang diperingati setiap 29 September.
  • Jalan cepat merupakan salah satu olahraga yang cocok untuk pemula dan dapat dimulai dengan durasi singkat secara bertahap.
  • Aktivitas fisik teratur tidak hanya menjaga kesehatan jantung tetapi juga membantu meningkatkan kebugaran tubuh secara keseluruhan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Memperingati Hari Jantung Sedunia yang jatuh setiap tanggal 29 September, olahraga rutin dapat membantu menjaga Kesehatan jantung. Aktivitas fisik juga membantu meningkatkan kebugaran tubuh dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Dilansir dari laman halodoc pada 29 September 2026, jalan cepat menjadi salah satu olahraga untuk menjaga kebugaran jantung. Aktivitas ini cocok bagi pemula dan dapat dimulai dengan durasi singkat secara bertahap.

Selain jalan cepat, joging juga dapat membantu melatih kerja jantung dan meningkatkan stamina. Penggunaan sepatu yang nyaman serta menghindari kecepatan berlebihan perlu diperhatikan saat melakukan aktivitas ini.

Selanjutnya, aktivitas yang dapat dilakukan yaitu bersepeda yang dapat melatih otot kaki dan sistem kardiovaskular. Masyarakat dapat memilih rute yang aman atau menggunakan sepeda statis untuk mengurangi risiko cedera.

Sementara itu, berenang melibatkan banyak kelompok otot dan memiliki dampak lebih rendah terhadap persendian. Pemanasan perlu dilakukan sebelum berenang dan aktivitas dapat dihentikan ketika tubuh mulai lelah.

Tak hanya itu, senam aerobik dengan intensitas ringan hingga sedang dapat membantu meningkatkan kebugaran jantung. Latihan kekuatan menggunakan beban ringan atau berat badan juga dapat membantu menjaga massa otot.

Dalam pelaksanaannya, olahraga sebaiknya dilakukan secara rutin dengan kombinasi latihan aerobik dan kekuatan. Intensitas latihan perlu disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan, dan kemampuan tubuh.

Namun, bagi masyarakat yang sudah lama tidak berolahraga atau memiliki penyakit jantung, konsultasi dengan dokter diperlukan sebelum memulai latihan. Aktivitas juga perlu dihentikan jika muncul nyeri dada, pusing, atau sesak berat.

Melansir laman worldheart, peringatan Hari Jantung Sedunia 2026 mengusung tema “Don’t Miss a Beat”. Tema tersebut mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan jantung dan tidak mengabaikan tanda-tanda gangguan jantung. (Nadya Syifa Syauqiyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....