Seberapa Bahaya Gigi Berlubang jika Dibiarkan? Ini Penjelasannya
- 12 Sep 2026 18:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gigi berlubang atau karies terjadi ketika bakteri merusak struktur gigi secara bertahap hingga membentuk lubang yang semakin dalam.
- Infeksi pada gigi berlubang yang dibiarkan tanpa perawatan dapat berkembang dan menyebabkan komplikasi serius yang mengancam kesehatan umum.
- Jika tidak dirawat, kerusakan gigi dapat mencapai bagian dalam gigi yang mengandung saraf dan pembuluh darah, menyebabkan nyeri dan masalah kesehatan yang lebih parah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gigi berlubang sering dianggap ringan karena umumnya hanya menimbulkan nyeri dan rasa tidak nyaman. Namun, infeksi yang dibiarkan dapat berkembang menjadi komplikasi serius dan mengancam kesehatan.
Melansir Hello Sehat, gigi berlubang atau karies terjadi ketika bakteri merusak struktur gigi secara bertahap. Kerusakan tersebut dapat mencapai bagian dalam gigi yang mengandung saraf dan pembuluh darah.
Infeksi yang mencapai bagian dalam gigi dapat berkembang menjadi abses atau kumpulan nanah akibat infeksi bakteri. Abses dapat menyebar ke jaringan lunak sekitar gigi, termasuk area wajah dan leher.
Penyebaran infeksi dapat menyebabkan pembengkakan semakin luas dan memicu kondisi serius. Dalam kondisi tertentu, bakteri dapat masuk aliran darah dan menyebabkan sepsis.
Sepsis merupakan respons tubuh yang berat terhadap infeksi yang menyebar melalui tubuh. Melansir Halodoc, kondisi tersebut dapat menyebabkan gangguan fungsi organ hingga penurunan tekanan darah drastis.
Selain melalui aliran darah, infeksi gigi juga dapat menyebar menuju jantung, otak, dan paru-paru. Penyebaran tersebut dapat memicu endokarditis, abses otak, meningitis, pneumonia, atau abses paru.
Infeksi yang menyebar ke area leher juga dapat menyebabkan pembengkakan dan mengganggu saluran pernapasan. Infeksi gigi yang tidak ditangani juga dapat menyebar melalui jaringan dan aliran darah.
Beberapa kondisi perlu diwaspadai, seperti demam, pembengkakan wajah atau leher, serta kesulitan membuka mulut. Kesulitan menelan dan bernapas juga dapat menjadi tanda infeksi membutuhkan penanganan medis segera.
Risiko komplikasi serius meningkat ketika pemeriksaan ditunda meskipun sakit gigi terus berlangsung atau semakin parah. Karena itu, nyeri yang menetap sebaiknya diperiksakan untuk mengatasi sumber infeksi.
Gigi berlubang memang berpotensi menyebabkan kematian melalui komplikasi infeksi berat. Karena itu, menjaga kebersihan gigi dan mulut penting untuk mencegah infeksi. (Shafa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....