Herbalife dan Cita Sehat Perkuat Pencegahan Stunting di Gunungkidul
- 10 Sep 2026 10:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Herbalife Indonesia dan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting dan sanitasi selama tiga tahun di Posyandu Sendowo Kidul, Gunungkidul pada 7 September 2026.
- Program mencakup lima komponen utama: pemenuhan nutrisi, edukasi kesehatan, perubahan perilaku, peningkatan kapasitas kader kesehatan, dan dukungan infrastruktur sanitasi.
- Inisiatif ini dirancang berbasis masyarakat untuk mengoptimalkan kesehatan dan kecerdasan generasi muda di wilayah Kapanewon Nglipar, Kalurahan Kedungkeris.
RRI.CO.ID, Gunungkidul - Herbalife Indonesia dan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting dan sanitasi berbasis masyarakat. Program tersebut digelar di Posyandu Sendowo Kidul, Kalurahan Kedungkeris, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul, Senin, 7 September 2026.
Program bertajuk “Bersama Cegah Stunting dan Optimalisasi Sanitasi untuk Generasi Sehat dan Cerdas” tersebut berlangsung selama tiga tahun. Kegiatan mencakup pemenuhan nutrisi, edukasi kesehatan, perubahan perilaku, peningkatan kapasitas kader, serta dukungan sanitasi.
Director Herbalife Indonesia Oktrianto Wahyu Jatmiko mengatakan pencegahan stunting membutuhkan pendekatan menyeluruh. Menurutnya, upaya tersebut tidak cukup hanya mengandalkan pemenuhan kebutuhan gizi anak.
“Stunting membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, tidak hanya tentang gizi, tetapi juga edukasi, dan perubahan perilaku hidup sehat. Juga peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta akses terhadap lingkungan dan sanitasi yang lebih baik,” ujarnya.
Oktrianto mengatakan kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program kesehatan masyarakat. Pihak tersebut mencakup pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, kader, hingga masyarakat penerima manfaat.
“Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Cita Sehat dalam meluncurkan program pencegahan stunting dan sanitasi berbasis masyarakat di Kalurahan Kedungkeris. Program tiga tahun ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung upaya pemerintah dalam penurunan stunting dan mewujudkan generasi Indonesia Lebih Sehat,” katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul berharap program tersebut berjalan berkelanjutan dan berkontribusi menurunkan angka stunting. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Gunungkidul Damayanti Mustikarini juga berharap cakupan program dapat diperluas ke wilayah lain.
“Semoga program ini berkelanjutan. Semoga angka stunting-nya menurun karena itu salah satu indikator kesehatan," ujar Damayanti.
“Semoga ada rencana wilayah lebih luas lagi. Bukan hanya Kedungkeris.”
Lurah Kedungkeris Rusdi Martono mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam upaya pencegahan stunting di wilayahnya. Ia juga mengapresiasi pembangunan fasilitas Posyandu yang didukung Herbalife Indonesia.
“Gedung ini tidak hanya menjadi symbol. Gedung ini tambahan fasilitas dan sarana untuk memperkuat semangat dan usaha kami dalam pencegahan stunting di Kalurahan Kedungkeris,” ujarnya.
Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk pelayanan Posyandu, tetapi juga berbagai kegiatan masyarakat. Kegiatannya meliputi penimbangan balita, remaja dan lansia, memasak, serta koordinasi kelompok remaja, kelompok tani, dan masyarakat Sendowo Kidul.
Direktur Cita Sehat Ali Mujianto mengatakan pihaknya dipercaya menjalankan program CSR kesehatan yang berorientasi pada dampak masyarakat. Menurutnya, program akan menggabungkan kegiatan promotif, preventif, serta peningkatan kapasitas masyarakat.
“Terima kasih Herbalife. Telah mempercayakan program CSR kesehatan yang berdampak kepada Cita Sehat,” ujarnya.
Dalam empat bulan awal pelaksanaan, sejumlah kegiatan kesehatan akan dilakukan bersama pemangku kepentingan. Kegiatan tersebut mencakup senam sehat, seminar nutrisi, pelatihan kader, suplementasi, hingga edukasi kesehatan ibu dan anak.
Program juga mencakup pelatihan 25 kompetensi dasar kader kesehatan dan pelatihan kader keluarga berencana. Selain itu, terdapat suplementasi untuk ibu hamil, ibu menyusui dan calon ibu, serta pendampingan bagi ibu hamil dan menyusui.
Kegiatan lainnya berupa senam ibu hamil serta lokakarya memasak pemberian makanan tambahan dan penerapan konsep Isi Piringku. Rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan perubahan perilaku masyarakat.
Cita Sehat menilai pencegahan stunting perlu dilakukan dengan membangun kapasitas masyarakat di tingkat paling dekat. Masyarakat diharapkan mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sehat dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kolaborasi Herbalife Indonesia, Cita Sehat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat menjadi bagian dari upaya tersebut. Program di Kedungkeris diharapkan dapat memperkuat ekosistem kesehatan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
Peluncuran program menjadi langkah awal kolaborasi jangka panjang dalam pencegahan stunting dan optimalisasi sanitasi. Upaya tersebut diarahkan untuk mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan cerdas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....