Langsung Minum Teh setelah Makan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
- 09 Sep 2026 01:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Teh tidak dianjurkan diminum langsung setelah makan karena mengandung tanin yang dapat mengikat zat besi dari makanan.
- Kandungan tanin dalam teh terutama mempengaruhi penyerapan zat besi dari sumber makanan nabati.
- Kebiasaan minum teh setelah makan bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebagian orang memilih teh sebagai pilihan minuman setelah makan. Namun, kebiasaan ini bisa berdampak kurang baik bagi tubuh.
Melansir dari Alodokter, teh tidak dianjurkan diminum langsung setelah makan karena mengandung tanin. Kandungan ini dapat mengikat zat besi dari makanan, terutama dari sumber nabati.
Zat besi penting untuk pembentukan sel darah merah dan membantu memenuhi kebutuhan oksigen tubuh. Jika penyerapannya terganggu terus-menerus, risiko kekurangan zat besi atau anemia bisa meningkat.
Melansir dari Halodoc, senyawa dalam teh juga dapat menghambat penyerapan mineral seperti seng dan magnesium. Akibatnya, tubuh mungkin tidak memperoleh nutrisi secara optimal dari makanan.
Kondisi ini perlu lebih diperhatikan oleh orang yang sudah mengalami anemia atau gangguan penyerapan zat besi. Anak-anak, remaja, dan ibu hamil juga termasuk kelompok yang perlu waspada.
Selain soal nutrisi, teh setelah makan juga dapat memicu keluhan pencernaan pada sebagian orang sensitif. Kandungan kafein di dalamnya bisa menimbulkan kembung, nyeri ulu hati, atau mual.
Kafein juga dapat membuat tubuh lebih sering buang air kecil setelah dikonsumsi. Karena itu, kebutuhan cairan sebaiknya tetap dipenuhi dengan air putih agar tidak dehidrasi.
Tanin dalam teh juga dikaitkan dengan gangguan buang air besar pada sebagian orang. Sifat antidiare pada tanin bisa membuat konsumsi teh berlebihan memicu konstipasi.
Teh juga perlu diperhatikan oleh orang yang sensitif terhadap asam lambung. Teh yang kental atau sangat panas dapat memperbesar risiko keluhan lambung.
Masih melansir Halodoc, jeda yang dianjurkan antara makan dan minum teh berkisar setengah jam hingga dua jam. Air putih bisa menjadi pilihan yang lebih aman untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan.
Jus buah yang mengandung vitamin C juga dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan. Namun, konsumsi jus sebaiknya tidak diberi gula berlebihan agar kadar gula darah dan berat badan tetap terjaga. (Shafa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....