Kenali Prokrastinasi, Kebiasaan Menunda Pekerjaan dan Cara Mengatasinya

  • 21 Agt 2026 06:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menunda pekerjaan adalah kebiasaan yang seringkali muncul saat seseorang dihadapkan dengan tugas yang terasa membosankan atau memicu tekanan. Nama lain dari kebiasaan ini adalah prokrastinasi, yaitu menunda pekerjaan secara sengaja walaupun orang tersebut mengetahui terdapat konsekuensi.

Melansir dari situs American Psychogical Association, prokrastinasi tidak selalu mengindikasikan orang tersebut pemalas atau tidak dapat mengatur waktu. Kebiasaan menunda memiliki keterkaitan erat dengan cara seseorang mengelola emosi negatif yang timbul ketika dihadapi oleh suatu tugas.

Tugas yang menimbulkan rasa frustrasi, cemas, bosan, atau bahkan khawatir gagal cenderung lebih mudah dihindari. Saat memilih mengerjakan aktivitas lain, seseorang biasanya merasakan lega dalam jangka pendek walaupun pekerjaan utama masih belum diselesaikan.

Keadaan tersebut bisa membentuk pola yang berulang dalam kehidupan kita sehari-hari. Ketika kamu merasa tidak nyaman melihat tugas, lalu menundanya agar merasa lega, kemudian kembali tertekan saat deadline mendekat.

Dikutip dari APA Dictionary of Psychology, prokrastinasi berbeda dengan menunda pekerjaan secara sengaja karena alasan yang jelas. Menyusun rencana, menunggu datangnya informasi penting, atau beristirahat bukan tergolong prokrastinasi bila penundaan tersebut memiliki tujuan jelas.

Langkah pertama untuk mengurangi kebiasaan tersebut adalah mengetahui emosi yang muncul sebelum melakukan pekerjaan. Alih-alih langsung menghindari tugas, kita bisa mengakui rasa ketidaknyamanan tersebut dan mencari cara untuk menghadapinya.

Membagi pekerjaan menjadi langkah-langkah yang lebih kecil juga bisa membantu mengurangi beban psikologis saat dihadapkan oleh pekerjaan besar. Memulai dari satu aksi sederhana membuat pekerjaan terasa lebih mudah dikerjakan daripada membayangkan tugas secara keseluruhan.

Di samping itu, seseorang juga harus menghindari kebiasaan menyalahkan diri sendiri secara berlebihan setelah menunda-nunda pekerjaan. Penelitian yang dibahas oleh APA menunjukkan bahwa memaafkan diri sendiri justru bisa membantu seseorang mengurangi mengulangi kebiasaan menunda.

Menurut Acta Psychologica Sinica, merubah cara pandang terhadap pekerjaan juga bisa dijadikan taktik selanjutnya. Penelitian menandakan bahwa pengelolaan emosi melalui penilaian ulang dengan cara positif mampu menurunkan rasa tidak menyenangkan terhadap tugas dan membantu mengurangi prokrastinasi.

Jadi, mengatasi kecenderungan menunda bukan sekadar soal memaksa diri agar bekerja lebih keras lagi. Melainkan melalui cara-cara yang sudah disebutkan sebelumnya, kita bisa membantu seseorang untuk keluar dari siklus tersebut. (Shafira Nursyifa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....