Diabetes Kerap Tanpa Gejala, Wamenkes Ajak Cek Kesehatan Gratis
- 05 Agt 2026 08:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan satu dari delapan orang di Jakarta menderita diabetes, namun hanya tiga persen yang menyadari kondisinya sebelumnya.
- Sembilan persen masyarakat Jakarta baru diketahui menderita diabetes setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dalam studi yang dilakukan Kementerian Kesehatan.
- Program Cek Kesehatan Gratis direkomendasikan sebagai solusi untuk mendeteksi penyakit tidak menular sejak dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mereka.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengingatkan masih banyak masyarakat yang hidup dengan diabetes tanpa menyadari kondisinya. Karena itu, Dante mendorong masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendeteksi penyakit tidak menular sejak dini.
“Kami pernah melakukan studi di Jakarta dan hasilnya menunjukkan satu dari delapan orang di Jakarta menderita diabetes. Namun, yang sebelumnya sudah tahu dirinya diabetes hanya sekitar tiga persen, sedangkan sekitar sembilan persen lainnya baru diketahui setelah diperiksa,” kata Dante Saksono Harbuwono dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurutnya, temuan tersebut menunjukkan penyakit seperti diabetes kerap berkembang tanpa gejala yang jelas atau dikenal sebagai silent killer. Akibatnya, banyak penderita baru mengetahui penyakitnya setelah muncul komplikasi serius.
“Karena itulah Program Cek Kesehatan Gratis harus dimanfaatkan masyarakat. Jangan hanya mengandalkan gejala, karena silent killer sering terlambat terdeteksi hingga memicu stroke, gagal ginjal, atau amputasi,” ujar Dante.
Selain itu, Dante menilai perubahan pola hidup masyarakat juga ikut meningkatkan risiko penyakit tidak menular. Kemudahan memperoleh makanan siap saji dan kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi kalori dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya angka obesitas di Indonesia.
“Perubahan budaya kita, termasuk kemudahan memesan makanan, ikut memengaruhi pola hidup. Angka obesitas di Indonesia terus meningkat sehingga masyarakat perlu lebih memperhatikan pola makan dan rutin memeriksakan kesehatannya,” ucap Dante.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....