Kemenkes Minta Masukan Perkuat Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis

  • 04 Agt 2026 19:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masukan untuk memperkuat tata laksana Program Cek Kesehatan Gratis dengan fokus pada tindak lanjut hasil pemeriksaan.
  • Program CKG telah mencapai 73,8 juta peserta masyarakat hingga Juli 2026, menunjukkan cakupan yang sangat luas.
  • Pemerintah mengalihkan prioritas program dari mengejar jumlah peserta menjadi memastikan hasil skrining dapat ditindaklanjuti secara optimal.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta berbagai masukan untuk memperkuat tata laksana Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah itu dilakukan seiring perubahan fokus program dari mengejar jumlah peserta menjadi memastikan tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Menkes Budi mengatakan hingga Juli 2026 sebanyak 73,8 juta masyarakat telah mengikuti CKG. Menurutnya, tingginya jumlah peserta membuat pemerintah perlu memastikan hasil skrining dapat ditindaklanjuti secara optimal.

“Program ini sekarang tidak hanya mengejar cakupan. Tetapi juga memastikan masyarakat yang terdeteksi memiliki faktor risiko mendapatkan tata laksana yang tepat,” kata Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, CKG mencakup beragam jenis pemeriksaan sesuai kelompok usia, mulai dari empat hingga 16 jenis skrining. Namun, menurutnya, terlalu banyak temuan penyakit yang harus ditangani sekaligus berpotensi membebani kapasitas layanan kesehatan.

“Kalau terlalu banyak sekaligus. Nanti kita juga akan keteteran dalam tata laksananya,” ujar Menkes.

Menkes menjelaskan skrining kesehatan jiwa turut dimasukkan dalam Program Cek Kesehatan Gratis karena diperkirakan satu dari 10 orang mengalaminya. Data WHO menjadi dasar pemerintah memperkuat deteksi dini dan penanganan gangguan kesehatan jiwa.

“Kalau 70 juta orang diperiksa, secara teori bisa ada sekitar tujuh juta yang mengalami masalah kesehatan jiwa. Pertanyaannya, bagaimana kita menanganinya,” katanya.

Karena itu, Kemenkes memprioritaskan tindak lanjut terhadap tiga kondisi kesehatan, yakni tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Menurut Budi, pengendalian ketiga faktor risiko tersebut dapat menekan angka kematian akibat stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.

“Kami akan bergerak secepat mungkin memperkuat tindak lanjut Program Cek Kesehatan Gratis demi pelayanan yang lebih optimal. Kami juga terbuka menerima berbagai masukan untuk terus menyempurnakan pelaksanaan program ini,” ucap Menkes Budi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....