MRCCC Siloam Perkuat Akurasi Diagnosis Kanker Berbasis Teknologi

  • 31 Jul 2026 07:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • MRCCC Siloam Semanggi meluncurkan empat teknologi medis generasi terbaru untuk memperkuat layanan diagnosis dan penanganan kanker dengan pendekatan yang lebih presisi.
  • Keempat teknologi tersebut adalah uMI Panvivo PET/CT, Symbia Pro.specta Q3 SPECT/CT, Spectral CT 7500, dan uAngio AVIVA Intelligent Angiography System yang mendukung deteksi dini hingga evaluasi hasil pengobatan.
  • Teknologi ini dirancang khusus untuk mendukung precision oncology, yaitu pendekatan terapi kanker yang lebih tepat sasaran dan disesuaikan dengan karakteristik penyakit individual pasien.

RRI.CO.ID, Jakarta – MRCCC Siloam Semanggi memperkuat layanan diagnosis dan penanganan kanker dengan menghadirkan empat teknologi generasi terbaru. Teknologi tersebut mendukung deteksi dini, diagnosis, penentuan stadium penyakit, perencanaan terapi, hingga evaluasi hasil pengobatan.

Empat teknologi yang dihadirkan adalah uMI Panvivo PET/CT, Symbia Pro.specta Q3 SPECT/CT, Spectral CT 7500, dan uAngio AVIVA Intelligent Angiography System. Seluruh perangkat dirancang untuk mendukung pendekatan precision oncology atau terapi kanker yang lebih tepat sasaran.

Chief Executive Officer MRCCC Siloam Semanggi, Tries Nainggolan mengatakan, investasi teknologi bertujuan meningkatkan akurasi diagnosis pasien kanker. “Perjalanan pasien kanker dimulai dari diagnosis yang tepat," kata Tries dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026.

"Semakin akurat informasi yang diperoleh dokter, semakin besar peluang pasien mendapatkan terapi yang sesuai. Sehingga ini menjadi hal penting," ujarnya.

Menurutnya, teknologi tidak menggantikan peran tenaga medis. Inovasi justru memperkuat kemampuan dokter dalam mengambil keputusan klinis secara lebih presisi.

MRCCC menyebut penanganan kanker di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2022 menunjukkan Indonesia diperkirakan mencatat lebih dari 408 ribu kasus baru dan sekitar 242 ribu kematian akibat kanker setiap tahun.

Selain tingginya jumlah kasus, lebih dari 70 persen pasien masih datang pada stadium lanjut. Kondisi tersebut membuat pilihan terapi menjadi lebih kompleks dan dapat menurunkan peluang keberhasilan pengobatan.

Salah satu teknologi yang dihadirkan, uMI Panvivo PET/CT, memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menghasilkan pencitraan molekuler berkualitas tinggi. Teknologi ini membantu mendeteksi lesi berukuran kecil, menentukan stadium penyakit, dan memantau respons terapi.

Menurutnya, pengembangan teknologi akan diiringi peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, riset klinis, dan kolaborasi multidisiplin. Langkah tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap diagnosis dini dan terapi kanker yang lebih presisi di dalam negeri.

Hospital Director MRCCC Siloam Semanggi, dr. Adityawati Ganggaiswari, mengatakan teknologi tersebut juga mendukung proses pemeriksaan yang lebih efisien. Kehadiran uMI Panvivo PET/CT memperkuat layanan precision oncology di MRCCC.

"Waktu pemindaian yang lebih singkat membantu meningkatkan kenyamanan pasien selama pemeriksaan. Sehingga pasien juga lebih tenang,” ujarnya.

Menurut dr. Adityawati, layanan kanker modern tidak hanya berfokus pada pengobatan kanker, tetapi juga penanganan penyakit penyerta yang dapat memengaruhi keberhasilan terapi.

Sementara itu, Symbia Pro.specta Q3 SPECT/CT digunakan untuk mengevaluasi fungsi organ dan mendeteksi penyebaran penyakit. Teknologi ini menggabungkan pencitraan fungsional dan anatomi untuk mendukung pengambilan keputusan klinis.

Adapun Spectral CT 7500 mampu menganalisis karakteristik jaringan secara lebih mendalam dibandingkan CT konvensional. Kemampuan tersebut membantu membedakan jaringan normal dan jaringan yang dicurigai sebagai kanker dengan akurasi lebih tinggi.

MRCCC juga memperkuat layanan intervensi melalui uAngio AVIVA Intelligent Angiography System. Teknologi ini mendukung berbagai tindakan minimal invasif, termasuk pemasangan akses vaskular, biopsi berbasis pencitraan, dan embolisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....