MRCCC Siloam Semanggi Perkuat Kompetensi Perawat untuk Layanan Kanker

  • 22 Sep 2026 11:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - MRCCC Siloam Semanggi memperkuat kompetensi perawat untuk mendukung layanan kanker berbasis tim multidisiplin. Upaya tersebut dilakukan setelah MRCCC meraih Magnet® with Distinction dari American Nurses Credentialing Center (ANCC) pada 2026.

Pengakuan tersebut menilai praktik dan kepemimpinan keperawatan melalui sistem, budaya, serta praktik organisasi. Penilaian menggunakan Magnet Model yang mencakup kepemimpinan, pemberdayaan, praktik profesional, inovasi, dan hasil pelayanan.

Chief Executive Officer MRCCC Siloam Semanggi, Tries Nainggolan, mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan sistem pelayanan terintegrasi. Menurutnya, keunggulan keperawatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien kanker.

“Magnet Recognition with Distinction bukan sekadar pengakuan terhadap keperawatan. Ini mencerminkan sistem organisasi yang memungkinkan berbagai keahlian bekerja bersama secara terintegrasi,” kata Tries dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 22 September 2026.

MRCCC menargetkan 80 persen perawatnya menjadi perawat onkologi dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang. Target tersebut didukung melalui pengembangan pelatihan keperawatan onkologi bagi para perawat.

Head of Nursing MRCCC Siloam Semanggi, Fretty Lamria Manalu, mengatakan perawat memiliki peran penting selama proses terapi. Perawat membantu pasien memahami kondisi, mengenali perubahan, serta menghubungkan kebutuhan pasien dengan tim medis.

“Pasien kanker tidak hanya membutuhkan terapi yang tepat. Mereka juga membutuhkan seseorang yang memahami kondisi tubuh selama menjalani terapi,” kata Fretty.

Menurutnya, perkembangan teknologi pengobatan kanker berlangsung cepat dan membutuhkan kompetensi tenaga kesehatan. Namun, menurutnya, pendampingan langsung perawat tetap diperlukan selama pasien menjalani perawatan.

“Perkembangan teknologi untuk pengobatan kanker memang begitu cepat. Namun, human touch dari perawat tidak bisa digantikan karena perawat mendampingi pasien 24 jam,” ujarnya.

Layanan MRCCC menerapkan pendekatan multidisciplinary team atau MDT sesuai kebutuhan masing-masing pasien. Tim tersebut melibatkan dokter, perawat, apoteker, radiografer, ahli gizi, psikolog, rehabilitasi medik, dan tim paliatif.

Penguatan keperawatan juga diarahkan untuk mendukung koordinasi pelayanan dan kebutuhan pasien selama menjalani terapi. MRCCC menyatakan langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan kanker yang terintegrasi dan berpusat pada pasien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....