Kemenkes Perkuat Layanan, Tanggapi Kabar Nanik dan Hotman Berobat ke Luar Negeri
- 23 Jul 2026 20:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merespons sorotan publik terkait sejumlah pejabat yang memilih berobat ke luar negeri untuk memperoleh second opinion.
- Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI Aji Muhawarman enggan mengomentari keputusan individu yang berobat ke luar negeri.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merespons sorotan publik terkait sejumlah pejabat yang memilih berobat ke luar negeri untuk memperoleh second opinion. Pemerintah menegaskan fokus utama saat ini adalah memperkuat kualitas layanan kesehatan di dalam negeri agar semakin dipercaya masyarakat.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI Aji Muhawarman enggan mengomentari keputusan individu yang berobat ke luar negeri. Menurutnya, Kemenkes memilih fokus memperkuat layanan kesehatan nasional.
“Kami tidak menanggapi keputusan setiap orang yang memilih berobat ke luar negeri karena itu merupakan hak masing-masing. Fokus kami memperkuat layanan kesehatan dalam negeri agar semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat,” kata Aji Muhawarman saat diwawancara awak media di kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.
Menurutnya, Kemenkes terus menjalankan transformasi sistem kesehatan, khususnya pada pelayanan kesehatan rujukan atau layanan sekunder. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan mutu layanan rumah sakit di seluruh Indonesia.
“Kami sedang melakukan transformasi kesehatan. Salah satunya memperkuat pelayanan kesehatan rujukan atau sekunder,” ujarnya.
Oleh karena itu, Kemenkes terus memperkuat kewenangan layanan, tenaga kesehatan, tenaga medis, peralatan, dan infrastruktur rumah sakit di seluruh Indonesia. Penguatan ini dilakukan agar layanan kesehatan semakin berkualitas dan mudah diakses masyarakat.
“Kami terus memperkuat kewenangan layanan, tenaga kesehatan, tenaga medis, peralatan, dan infrastruktur rumah sakit di seluruh Indonesia. Penguatan ini dilakukan agar layanan kesehatan semakin berkualitas dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Kemenkes berharap penguatan tersebut mampu menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas hingga ke berbagai daerah. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi harus bepergian ke kota besar, bahkan ke luar negeri, untuk memperoleh pelayanan medis.
“Kami berharap masyarakat di daerah dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah diakses, dan berkualitas. Penguatan rumah sakit, tenaga kesehatan, dan fasilitas terus kami lakukan secara bertahap,” ujarnya.
Ia menambahkan, transformasi layanan kesehatan juga ditujukan untuk mengurangi ketimpangan akses pelayanan medis antarwilayah. Masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas.
“Orang dari daerah terpencil tidak perlu lagi ke kota-kota besar. Kemudian yang di kota besar tidak perlu ke luar negeri,” ujar Aji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....