Kaltim Bangun Pusat Jantung Modern, Pangkas Rujukan Pasien ke Luar Daerah
- 25 Jun 2026 23:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meresmikan Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower
- Pemprov Kaltim berharap keberadaan Awang Faroek Tower dapat memperluas akses layanan kesehatan spesialis bagi masyarakat
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meresmikan Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan. Tempat ini sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan jantung sekaligus mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah.
Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Fasilitas baru ini dilengkapi berbagai teknologi modern, mulai dari catheterization laboratory (cath lab), ruang operasi berstandar Modular Operating Theater (MOT).
Selain itu ada juga sistem Smart RSKD yang memungkinkan pemantauan pasien secara real-time. Pasien akan dipantau dari ambulans hingga ruang perawatan.
Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan peningkatan kualitas layanan kesehatan harus berjalan. Ini dilakukan seiring dengan penguatan sumber daya manusia, khususnya tenaga kesehatan.
“Kita tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga membangun kualitas SDM. Secanggih apa pun alat dan gedungnya, pelayanan yang ramah tetap menjadi kunci,” kata Rudy lewat keterangannya, Kamis, 25 Juni 2026.
Pemprov Kaltim berharap keberadaan Awang Faroek Tower dapat memperluas akses layanan kesehatan spesialis bagi masyarakat. Sekaligus menjadi pusat layanan jantung rujukan di Kalimantan Timur.
Plt Direktur RSKD Balikpapan drg. Ahmad Jais mengatakan pembangunan gedung tersebut dilatarbelakangi tingginya kebutuhan layanan jantung di Kalimantan Timur. Dalam tiga tahun terakhir, rumah sakit mencatat penanganan 2.238 kasus penyakit jantung.
RSKD juga melakukan 40 operasi bedah jantung terbuka atau Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) dengan tingkat keberhasilan mencapai 95 persen. Menurutnya, kehadiran Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower akan memperkuat kapasitas layanan diagnostik dan intervensi jantung.
“Rumah sakit yang unggul tidak cukup memiliki gedung megah dan alat canggih. Tetapi juga harus didukung tata kelola yang baik, SDM yang kompeten, serta pelayanan yang ramah dan profesional,” ujarnya.
Dengan fasilitas tersebut, berbagai tindakan medis dapat dilakukan di Balikpapan. Seperti angiografi koroner, pemasangan ring jantung, pemasangan temporary pacemaker hingga operasi jantung terbuka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....