Klaim Efek Samping Serius Vaksin Covid-19 Beredar, Mafindo Pastikan Itu Tidak Benar

  • 13 Jun 2026 20:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mafindo menegaskan klaim Pfizer merilis daftar efek samping serius vaksin Covid-19 merupakan informasi tidak benar
  • Penelusuran menunjukkan klaim tersebut berasal dari dokumen lama dan telah dibantah Pfizer
  • Masyarakat diimbau memverifikasi informasi terkait vaksin melalui sumber terpercaya sebelum menyebarkannya

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menegaskan klaim mengenai daftar efek samping serius vaksin Covid-19 yang disebut dirilis Pfizer tidak benar. Klarifikasi tersebut disampaikan setelah beredarnya unggahan di media sosial yang mengaitkan vaksin Covid-19 dengan berbagai kondisi medis serius.

Ketua Mafindo itu menjelaskan informasi tersebut berasal dari unggahan akun Facebook Key Vanora Mauriska Noerhayadi pada 14 Mei 2026. Dalam unggahannya disebutkan Pfizer merilis daftar efek samping vaksin Covid-19, mencakup pembekuan darah, cedera ginjal akut, hingga gangguan saraf.

Konten tersebut kemudian ditelusuri Mafindo melalui sejumlah sumber informasi kredibel. Hasil penelusuran menunjukkan klaim yang beredar tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

“Ini biasanya konten semacam ini muncul dari akun-akun anti vaksin ya. Sudah ditonton 481 kali, dan kami melakukan pengecekan ini adalah informasi yang tidak benar gitu ya,” kata Septiaji Eko Nugroho dalam program Cek Fakta Pro 3 RRI di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026.

Septiaji menjelaskan informasi tersebut merujuk pada dokumen lama yang pernah diberitakan media pada 2022. Dokumen itu berisi laporan berbagai kondisi kesehatan setelah vaksinasi yang dikumpulkan melalui sistem pemantauan efek samping vaksin.

Septiaji mengatakan penelusuran juga menemukan artikel pemeriksaan fakta yang terbit pada 3 Juni 2026. Artikel tersebut menjelaskan Pfizer telah membantah klaim mengenai daftar rahasia efek samping mematikan vaksin Covid-19.

“Jadi justru berita ini melaporkan bahwa Pfizer membantah klaim. Bahwa mereka baru saja merilis daftar rahasia berisi ribuan efek samping mematikan dari vaksin Covid-19,” ujarnya.

Septiaji mengatakan efek samping vaksin Covid-19 yang biasa terjadi umumnya bersifat ringan. Kondisi tersebut antara lain nyeri pada area suntikan, kelelahan, demam, nyeri otot, dan sakit kepala.

“Jadi masyarakat jangan terpancing gitu ya termakan dengan narasi semacam ini. Karena faktanya adalah efek samping dari vaksin Covid-19 yang umumnya bersifat ringan,” kata Septiaji.

Ia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi terkait vaksin yang beredar di media sosial. Karena itu, masyarakat diminta melakukan verifikasi informasi melalui sumber terpercaya sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....