Stevia untuk Diet dan Diabetes: Ahli Ingatkan Konsumsi Bijak

  • 03 Mei 2026 17:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Stevia menjadi pilihan pemanis bagi penderita diabetes dan pelaku diet karena dianggap rendah kalori.
  • Ahli mengingatkan konsumsi stevia tidak dianjurkan dalam jangka panjang karena dapat mengganggu mikrobiota usus.

RRI.CO.ID, Jakarta - Banyak orang yang sedang diet atau menderita diabetes mellitus tetap ingin mengonsumsi makanan dan minuman manis. Hal ini tak lepas dari rasa manis yang sering dianggap membantu menjaga mood dan semangat harian.

Karena itu pemilihan pemanis menjadi penting bagi kesehatan sehari hari. Bukan hanya soal gula, tetapi juga bagaimana cara mengonsumsinya.

Salah satu pemanis yang populer saat ini adalah stevia. Pemanis ini sering dipilih karena dianggap lebih aman untuk diet dan penderita diabetes.

Namun konsumsi stevia harus dilakukan secara bijak. Guru Besar Bidang Ilmu Survailans Gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Prof. Dr. Tri Siswati, mengingatkan batasan dalam penggunaan stevia.

“Untuk orang-orang yang ingin menurunkan berat badan dan mereka dengan penyakit diabetes, stevia itu bisa jadi pilihan. Tapi penggunaannya tidak bisa dalam jangka panjang,” ujarnya, Sabtu 2 Mei 2026.

Penggunaan stevia yang berlebihan, lanjutnya, bisa mengganggu mikrobiota usus. “Jika sudah terganggu, akan menimbulkan dampak ke penyakit-penyakit generatif,” kata Tri.

Stevia adalah pemanis dari daun yang diproses menjadi gula nol kalori. Meski begitu tubuh tetap bisa memberi respon untuk memproduksi insulin.

“Jadi meskipun dia zero kalori, tubuh kita tetap memberikan sinyal manis yang kemudian pankreas mengeluarkan insulin. Jadi tetap saja dalam jangka panjang tidak direkomendasikan,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....