Ancaman Campak pada Anak, IDAI: Risiko Pneumonia hingga Kematian

  • 23 Apr 2026 15:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan, penyakit campak dapat memicu komplikasi serius yang mengancam nyawa anak.
  • Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menilai campak bukan sekadar penyakit ringan dengan gejala ruam merah

RRI.CO.ID, Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan, penyakit campak dapat memicu komplikasi serius yang mengancam nyawa anak. Pasalnya, campak bukan sekedar penyakit ringan dengan gejala ruam merah.

Ketua Satuan Tugas Imunisasi Anak IDAI, Hartono Gunardo mengatakan risiko komplikasi campak masih tinggi, terutama pada anak balita. “Satu dari 20 anak yang terkena campak berisiko mengalami Pneumonia, yang menjadi penyebab kesakitan dan kematian terbanyak pada balita,” kata Hartono saat memberikan sambutan dalam Acara Pekan Imunisasi Nasional 2026 di kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Ia menambahkan, campak juga dapat menyebabkan Radang Otak yang berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang. “Radang otak ini dapat meninggalkan gejala sisa seperti kelumpuhan dan gangguan kognitif,” ucap Hartono.

Melihat tingginya risiko tersebut, pemerintah memasukkan imunisasi campak sebagai bagian dari imunisasi dasar nasional. Vaksin diberikan secara bertahap sejak usia dini untuk memberikan perlindungan optimal pada anak.

Imunisasi campak pertama diberikan saat anak berusia 9 bulan, dilanjutkan pada usia 18 bulan, dan kembali saat anak memasuki sekolah dasar. Pemberian vaksin ini terbukti efektif mencegah berbagai komplikasi serius, mulai dari pneumonia, infeksi otak, diare, hingga kematian pada anak.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menekankan pentingnya imunisasi sepanjang usia dalam peringatan Pekan Imunisasi Dunia (PID) 24-30 April 2026. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menegaskan imunisasi penting bagi anak dan dewasa untuk mencegah penyakit menular maupun tidak menular.

“Pekan Imunisasi Dunia 2026 bertema Imunisasi Sepanjang Usia, imunisasi investasi murah yang mencegah penyakit berat di masa depan. Imunisasi HPV dapat mencegah kanker rahim di masa depan dan penting diberikan sebagai perlindungan kesehatan perempuan yang efektif,” kata Dante Saksono Harbuwono.

Dante menambahkan, anak-anak yang mendapat imunisasi akan lebih terlindungi dari penyakit yang sebenarnya dapat dicegah. Namun, ia mengakui masih banyak masyarakat yang menganggap imunisasi hanya untuk anak-anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....