Mengenal Program 'Imunitas Kejar' Kemenkes untuk Tekan Kasus Campak Anak Indonesia

  • 24 Mar 2026 12:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus memperkuat, program imunisasi untuk menekan penyebaran kasus campak anak di Indonesia
  • Kemenkes melalui program imunisasi kejar (ORI)
  • Tujuannya meningkatkan perlindungan anak dari risiko penularan campak
  • Vaksin MR menjadi salah satu upaya utama dalam pencegahan penyakit campak ini

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus memperkuat, program imunisasi untuk menekan penyebaran kasus campak anak di Indonesia. Upaya menekan penyebaran campak anak ini, dilakukan Kemenkes melalui Program Imunisasi Kejar (ORI).

Melansir @KemenkesRI, Program ORI difokuskan Kemenkes sepanjang Maret 2026 di berbagai wilayah terdampak. Tujuannya meningkatkan perlindungan anak dari risiko penularan campak.

Kemenkes mencatat, 54 kejadian luar biasa (KLB) campak terjadi di berbagai daerah. Kasus tersebut tersebar di 37 kabupaten dan kota di 13 provinsi.

Peningkatan kasus campak di Indonesia ini, terjadi sejak awal tahun 2026. Bahkan, laporan per 23 Februari Kemenkes mencatat, 8.224 suspek campak dan empat kematian.

Dalam periode yang sama, terdapat 21 KLB suspek campak yang dilaporkan. Kasus ini tersebar di 17 kabupaten dan kota dari 11 provinsi.

Sebanyak 13 KLB di enam provinsi telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium. Hal ini menunjukkan penyebaran campak yang perlu diwaspadai secara serius.

Vaksin MR menjadi salah satu upaya utama dalam pencegahan penyakit campak ini. Vaksin tersebut tersedia di puskesmas, posyandu, dan lingkungan sekolah.

Menurut Kemenkes, vaksin MR telah melalui uji keamanan yang ketat. Pengujian dilakukan oleh BPOM dan Organisasi Kesehatan Dunia.

Efek samping ringan setelah imunisasi dinilai sebagai respons normal tubuh. Anak mungkin mengalami demam ringan atau ruam sementara.

Kondisi tersebut menandakan tubuh sedang membentuk sistem kekebalan. Orang tua diimbau tidak khawatir terhadap reaksi ringan tersebut.

Kemenkes mengajak masyarakat melengkapi imunisasi anak secara menyeluruh. Langkah ini penting untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap penyakit menular.

Masyarakat juga diminta lebih bijak dalam menerima informasi kesehatan. Selalu periksa kebenaran informasi melalui sumber resmi pemerintah.

Akses informasi terpercaya dapat diperoleh melalui situs resmi kemkes.go.id. Edukasi yang tepat membantu mencegah penyebaran informasi keliru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....