Puasa Sehatkan Lambung dan Saluran Cerna
- 22 Feb 2026 16:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Puasa dinilai memberi dampak positif bagi kesehatan lambung dan saluran cerna. Hal itu disampaikan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr Dicky Budiman.
“Berdasarkan riset dampak dari puasa ini memang memiliki hal yang sangat positif untuk saluran pencernaan, khususnya antara lain adalah lambung. Terutama ini karena ada fase istirahat di saluran pencernaan,” kata Dicky dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Minggu 22 Februari 2025.
Menurut Dicky, secara medis puasa memberikan fase istirahat bagi sistem pencernaan. Saat tidak menerima asupan selama 12 hingga 14 jam, lambung memiliki kesempatan melakukan pemulihan alami.
Ia menjelaskan, dalam kondisi puasa tubuh memasuki fase yang disebut cleaning mode. Pada fase ini terjadi mekanisme Migrating Motor Complex (MMC) yang membantu membersihkan sisa makanan di saluran cerna.
“Ketika tidak ada asupan terus-menerus, saluran cerna membersihkan dirinya sendiri. Gas berkurang, kembung menurun, dan gejala dispepsia fungsional bisa membaik,” katanya.
Puasa juga membantu lambung mengatur ritme produksi asam secara lebih stabil. Dengan jadwal sahur dan berbuka yang teratur, lambung belajar menyesuaikan sekresi asamnya.
Tak hanya itu, Dicky menyebut ada tiga mekanisme biologis penting saat puasa. Pertama adalah aktivasi AMPK (Adenosine Monophosphate-activated Protein Kinase), yakni sensor energi sel yang mendorong pembakaran lemak dan menstabilkan gula darah.
Kedua, terjadi penurunan mTOR (mammalian Target of Rapamycin) yang berperan dalam pertumbuhan sel. Penekanan mTOR memberi waktu sel tubuh beristirahat serta menekan risiko peradangan kronis.
Ketiga adalah proses autophagy atau daur ulang sel. Dalam fase ini, sel-sel tubuh memperbaiki bagian yang rusak dan menggantinya dengan komponen baru yang lebih sehat.
“Ketika berpuasa, sel tubuh kita itu akan memakan bagian dari tubuh kita, dari sel kita yang rusak untuk dijadikan energi Lalu menggantinya dengan komponen baru. Ini seperti merapikan gudang yang berantakan setelah bertahun-tahun atau lama tidak tertata,” ucap Dicky.
Ia juga menyarankan berbuka dengan buah dan cukup air putih. Cara ini membantu lambung beradaptasi setelah beristirahat selama berjam-jam.
“Manfaat puasa ini juga kembali pada bagaimana kita membiasakan atau melakukan pemilihan yang pola makan yang benar. Contoh pada saat berbuka maupun pada saat sahur, artinya bahwa tidak boleh berlebihan,” katanya.
Dicky juga menyarankan berbuka dengan buah dan cukup air putih. Cara ini membantu lambung beradaptasi setelah beristirahat selama berjam-jam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....