Kenapa Kita Sering Lupa Menaruh Barang di Mana?
- 07 Des 2025 05:04 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Fenomena lupa menaruh ponsel atau kacamata sering muncul saat perhatian kita terpecah. Kondisi ini disebut absent mindedness dan terjadi ketika otak tidak menyimpan detail kecil secara optimal.
Absent mindedness adalah kelupaan yang muncul ketika fokus berpindah ke hal lain yang lebih dominan. Dalam keadaan ini, tindakan sederhana seperti meletakkan barang tidak tercatat kuat dalam memori kerja.
Penelitian psikologi kognitif menjelaskan bahwa perhatian terbagi melemahkan proses encoding informasi baru. Ketika encoding melemah, otak kesulitan menyimpan jejak memori tentang posisi suatu benda.
Studi oleh Daniel Schacter pada 2001 menjelaskan absent mindedness sebagai salah satu bentuk kelupaan umum. Kelupaan ini bukan tanda gangguan memori, tetapi konsekuensi dari fokus yang tidak stabil.
Contoh umum absent mindedness adalah mencari ponsel yang sebenarnya sedang Anda pegang. Contoh lain adalah lupa meletakkan kacamata yang ternyata berada di atas kepala Anda.
Situasi tersebut terjadi karena otak lebih sibuk memproses pikiran lain, seperti pekerjaan atau percakapan. Akibatnya, tindakan sederhana tidak masuk ke dalam penyimpanan memori jangka pendek dengan baik.
Kondisi stres juga memperbesar risiko absent mindedness karena energi mental terserap untuk mengatasi tekanan. Ketika beban pikiran meningkat, prioritas perhatian berubah dan detail kecil mudah terlewat.
Absent mindedness juga dapat muncul ketika seseorang terburu buru atau mengerjakan beberapa tugas sekaligus. Multitasking membuat kapasitas perhatian menurun dan memengaruhi kemampuan memantau tindakan kecil.
Fenomena ini normal dan dialami banyak orang dalam aktivitas sehari hari. Memperlambat ritme kerja dan meningkatkan kesadaran dapat membantu mengurangi kejadian tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....