Hari Rabies Sedunia 2025: Rabies Masih Ancaman Serius
- 27 Sep 2025 15:20 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Beberapa waktu lalu, tepatnya di bulan Agustus 2025, masyarakat Pekanbaru dikejutkan dengan kasus anjing liar yang menggigit sembilan warga di Tenayan Raya. Hasil pemeriksaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Provisi Riau memastikan bahwa hewan tersebut positif rabies.
Kasus ini kembali mengingatkan kita, betapa penyakit rabies masih menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat.
Dalam Wikipedia.org dijelaskan, dengan latar belakang bahwa Rabies merupakan salah satu penyakit paling mematikan yang dapat menular dari hewan ke manusia, bahkan setiap tahun, hampir 59.000 orang meninggal dunia akibat rabies, dengan 95% kematian terjadi di Asia dan Afrika, maka Setiap tanggal 28 September, dunia memperingati Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day. Peringatan ini adalah sebuah kampanye global untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pencegahan dan pengendalian rabies.
Sekitar 99% kematian disebabkan oleh gigitan anjing terinfeksi dan sekitar 40% orang yang digigit anjing terduga rabies merupakan anak berusia di bawah 15 tahun. Rabies dikenal sebagai salah satu penyakit paling mematikan dimana virus rabies ini menyerang otak dan sistem saraf, hampir selalu berakhir dengan kematian.
Namun kabar baiknya, rabies sepenuhnya dapat dicegah dengan langkah sederhana: vaksinasi pada hewan peliharaan, serta penanganan medis segera jika terjadi gigitan.
Sejarah mencatat, pada tahun 1885, ilmuwan asal Prancis Louis Pasteur bersama rekannya Emile Roux berhasil mengembangkan vaksin rabies pertama di dunia. Atas jasanya, tanggal wafatnya Pasteur, yaitu 28 September 1895, diperingati hingga kini sebagai Hari Rabies Sedunia.
Peringatan ini pertama kali diinisiasi tahun 2007 oleh Aliansi Pengendalian Rabies dan CDC Amerika Serikat, yang kemudian didukung oleh WHO, FAO, dan OIE. Kini, kampanye global ini terus bergema, dengan satu harapan besar: dunia bebas rabies pada tahun 2030.
Peringatan Hari Rabies Sedunia mengingatkan kita semua, menjaga hewan peliharaan tetap sehat dengan vaksinasi, menghindari kontak dengan hewan liar, serta segera mencari pertolongan medis jika tergigit. Langkah kecil dari kita, adalah benteng besar bagi kesehatan bersama. Mari bersama-sama wujudkan “Zero Rabies 2030”, karena sehatnya hewan berarti aman bagi manusia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....