Resiko Mengonsumsi Nasi Hangat Dalam Magic Com

  • 24 Jun 2025 00:44 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Sebuah fakta mengejutkan terkait kebiasaan sehari-hari banyak orang mulai terkuak: meninggalkan nasi lebih dari enam jam dalam magic com ternyata berpotensi menjadi pemicu diabetes dan kanker. Hal ini diungkapkan oleh dr. Vina, dari Rumah Sakit Bhakti Rahayu Surabaya, yang memberikan peringatan keras mengenai praktik umum ini.

Menurut dr. Vina, nasi yang terus-menerus dihangatkan dalam magic com akan mengalami perubahan kimiawi yang signifikan. "Nasi yang terus-menerus dihangatkan dalam magic com akan mengalami perubahan kimia dan jika dikonsumsi terlalu sering bisa jadi racun bagi tubuh," ujarnya. Perubahan ini dapat menghasilkan senyawa yang berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Solusi sederhana namun krusial untuk menghindari risiko ini adalah dengan segera memindahkan nasi begitu matang. "Solusinya begitu nasi matang segera pindahkan ke tempat lain," ucap dr. Vina. Ia menambahkan bahwa mengonsumsi nasi dalam kondisi dingin justru lebih baik karena perubahan kimianya tidak sedrastis nasi yang terus-menerus dihangatkan.

Dr. Vina menyoroti bahwa kebiasaan kecil ini bisa memberikan perlindungan serius bagi keluarga dari penyakit-penyakit kronis. Ia mengaitkan meningkatnya kasus diabetes pada anak muda dengan kebiasaan mengonsumsi nasi hangat dari magic com yang dibiarkan berjam-jam. "Kenapa sekarang banyak anak muda kena diabetes karena terlalu sering makan nasi hangat dari Magic Com yang dibiarkan berjam-jam," ucapnya.

Berbeda dengan zaman dahulu, di mana nasi biasanya diletakkan di tempat nasi tanpa dipanaskan terus-menerus. "Berbeda dengan zaman dulu nasi diletakkan di tempat nasi tanpa dipanaskan terus," imbuhnya. Kebiasaan ini menunjukkan adanya pergeseran pola konsumsi yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Lebih lanjut, dr. Vina mengingatkan tentang bahaya asupan berlebih dari nasi dan gula. "Ingat asupan berlebih nasi dan gula bisa memicu trigliserida tinggi, kolesterol, hipertensi, jantung koroner, diabetes melitus," katanya. Ia mengimbau masyarakat untuk mulai menjaga pola makan, mengonsumsi nasi dan gula secara bijak, serta merawat pankreas agar hidup lebih sehat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....