Perhimpunan Dokter Paru Jateng Bangun Sinergi Profesi-Masyarakat
- 27 Apr 2025 20:39 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Pengurus Cabang Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Jawa Tengah masa bakti 2025 - 2028 secara resmi dilantik. PDPI Jateng yang dinahkodai dr. Avissena Dutha Pratama Sp.P(K) Onk FISR menjadi momentum dan semangat baru memperkuat kontribusi terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang respirasi.
Ketua PDPI Jateng, dr Avissena Dutha Pratama Sp.P(K) Onk FISR menegaskan, momen pelantikan akan menjadi representasi untuk membangun sinergi profesi dan masyarakat. Hal itu akan menjadi komitmen pihaknya untuk menyatukan kekuatan antarprofesi, memperkuat solidaritas antaranggota dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
"Kami tidak ingin menjadi organisasi yang eksklusif dan tertutup. Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat dengan pendekatan yang humanis, edukatif, dan solutif," ujarnya usai acara pelantikan di Novotel Semarang, Minggu (27/4/2025).
PDPI Jateng, lanjut dia, akan meningkatkan keterlibatan dalam edukasi publik, kerja sama riset dengan akademisi, dan penguatan advokasi kesehatan paru di daerah. Program strategis PDPI Jateng di masa kepengurusan tidak hanya akan menjalankan kegiatan internal, tetapi juga mengambil peran aktif di tengah masyarakat.
"Kami akan meluncurkan kampanye #ParuSehatJateng# sebagai gerakan sadar paru yang akan menjangkau semua elemen masyarakat, mulai anak sekolah, buruh pabrik, komunitas pesantren, hingga lansia. Kampanye ini akan dikemas dalam berbagai bentuk, seperti edukasi melalui media sosial, webinar, penyuluhan hingga pelatihan kasus bagi tenaga kesehatan," ujarnya.
Menurutnya, keberadaan tenaga dokter spesialis paru telah merata di 35 kabupaten/kota di Jateng. Penanganan penyakit paru-paru dapat cepat tertangani karena semua fasilitas kesehatan sudah memiliki akses ke spesialis paru.
“Kita ingin memastikan tidak ada lagi keterlambatan penanganan karena kurangnya informasi. Jadi kita harapkan kompetensi untuk melayani masyarakat di Jateng dari PDPI sama, sehingga berobat di rumah sakit layanan dari kami sama,” ucapnya.
Ketua Pengurus Pusat PDPI, Dr. Alvin kosasih, Sp.P(K), MKM, FISR, FAPSR memberikan apresiasi terhadap kinerja pengurus lama yang luar biasa. Program terobosan dari pengurus yang baru sangat diperlukan untuk memberikan pemerataan pelayanan kesehatan paru kepada masyarakat.
“Sekarang targetnya bukan lagi one city one pulmonology, sekarang harus berangkat lebih bagus lagi. Kalo bisa one city, one hospital karena pengembangan penyakit paru di Jateng banyak sekali,” katanya secara online.
Pihaknya berharap, pengurus PDPI Jateng yang baru dapat menyatukan misi untuk memberikan pelayanan kesehatan paru yan terbaik kepada masyarakat. “Saya yakin pengurus baru dapat merangkul anggota untuk menyamakan persepsi demi kemajuan organisasi,” ucapnya.
Acara pelantikan dikemas dalam kegiatan simposium yang mengangkat topik penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan kanker paru. Diskusi ilmiah ini memberikan pemahaman kepada dokter paru di daerah, terkait pendekatan personalisasi terapi, serta keterampilan penggunaan teknologi baru deteksi dan pengobatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....