Mengenal Saffron, Rempah Termahal di Dunia

  • 24 Okt 2024 08:23 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung : Saffron adalah putik bunga Crocus sativus atau lebih dikenal sebagai saffron crocus. Ada tiga kepala putik (stigma) pada tiap bunga saffron crocus, itulah yang disebut saffron.

Saffron sendiri berasal dari bunga bernama Crocus Sativus yang hanya mekar dalam kurun waktu 6 minggu mulai akhir September hingga awal Desember. Saffron juga hanya bisa ditanam pada jam tertentu saja. Satu kilogram saffron berkualitas baik bisa berharga 3.500-160.000 dollar Amerika (per 2020) atau sekitar Rp 52 juta - Rp 2,3 miliar. Sementara itu di Indonesia, dapat kita jumpai bahwa harga per satu gram saffron bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Tidak hanya populer sebagai bahan memasak, Saffron juga dapat digunakan sebagai pewarna pakaian, dan obat

Tanaman ini diketahui memerlukan banyak tenaga untuk memproduksi serta memanennya.Panen saffron dilakukan secara manual dan hati-hati, sebab putik saffron yang segar sangat rapuh dan mudah rusak. Proses panen saffron dimulai dengan memetik bunga, kemudian memisahkan putik saffron (stigma) dengan bunganya. Langkah selanjutnya adalah mengeringkan stigma. pemetikan dilakukan pada pagi dini hari untuk hasil saffron terbaik. Semua proses tersebut tidak menggunakan bantuan mesin alias dikerjakan secara manual menggunakan tangan. Karena itulah, tanaman ini dijuluki sebagai rempah paling mahal di dunia.

Saffron juga dapat membuat masakan terasa lebih lezat berkat 3 komponen kimia yang memengaruhi kualitas rempah ini.Di dalam saffron terkandung beberapa komponen kimia yaitu picrocrocin, crocin dan safranal. Kualitas saffron dipengaruhi oleh 3 komponen kimia tersebut.

Picrocrocin, crocin dan safranal dikenal mahal karena mampu menimbulkan rasa, warna, dan aroma khas saffron.

Selain fungsinya dalam kuliner, saffron juga memiliki reputasi sebagai bahan pengobatan alami yang diyakini dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan suasana hati hingga meredakan nyeri. Popularitas dan sejarah panjang penggunaannya, ditambah dengan kompleksitas produksinya, menjadikan saffron tidak hanya sebagai rempah, tetapi simbol kemewahan dan kualitas yang tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....